Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Hindari Penyakit akibat Perut Kosong saat Puasa, Ini Caranya

Redaksi • Sabtu, 7 Maret 2026 | 16:47 WIB

ilustrasi, minum air putih adalah cara agar tubuh hidrasi dan membantu menghindarkan penyakit yang berkaitan dengan perut kosong saat puasa. (freepik.com)
ilustrasi, minum air putih adalah cara agar tubuh hidrasi dan membantu menghindarkan penyakit yang berkaitan dengan perut kosong saat puasa. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Perut kosong saat puasa terbilang lama. Ragam penyakit pun bisa muncul akibatnya jika Anda tidak bijak menyikapi.

Artinya, jika pola makan tidak dijaga, puasa atau perut kosong sekian lama bisa menimbulkan penyakit, terutama masalah pencernaan.

Melansir Cleveland Clinic Abu Dhabi, Sabtu (7/3/2026), gangguan pencernaan yang umum dilaporkan selama bulan puasa antara lain nyeri ulu hati, refluks asam lambung, dan rasa tidak nyaman di perut.

Nah, berikut tips agar puasa tetap lancar dan terhindar dari penyakit akibat perut kosong sekian lama:

1. Minum banyak air
Hidrasi yang tercukupi membantu menghindarkan dari masalah kesehatan yang berkaitan dengan perut kosong dalam waktu lama seperti sembelit, sakit kepala, dan sakit punggung.

Tubuh setidaknya diberi asupan cairan 1,5-2 liter per hari. Total kebutuhan ini perlu dipecah ke dalam waktu sahur dan buka puasa sampai jelang tidur.

2. Kontrol porsi
Setelah tidak makan dan minum selama belasan jam, orang cenderung 'balas dendam' dengan makan banyak saat berbuka.

Cara makan seperti ini jelas akan mengakibatkan kram perut dan refluks asam lambung parah.

Sebaiknya, buka puasa dengan makanan porsi kecil atau camilan, lalu beri jarak agar perut beradaptasi untuk makan besar.

3. Makan perlahan
Tak hanya menghindari masalah pencernaan, makan dengan perlahan membantu Anda makan tidak berlebihan.

Perut perlu waktu 20 menit untuk memberitahu otak bahwa sudah kenyang.

4. Batasi gorengan dan makanan sangat pedas
Gorengan dan makanan tinggi lemak bisa memicu masalah pencernaan. Lemak bisa memperlambat pencernaan dan memicu refluks asam lambung.

Sementara makanan pedas juga bisa memicu sakit perut.

5. Tidak tidur dalam keadaan perut penuh
Sebaiknya, batasi jam makan maksimal 2 jam sebelum tidur.

Jeda waktu ini memberikan waktu buat perut mencerna makanan dan sistem pencernaan bisa bekerja maksimal.

Setelah makan, sediakan waktu untuk berjalan sebentar agar tidak terjadi refluks asam lambung.

6. Tambah porsi serat
Serat jadi salah satu nutrisi penting selama puasa Ramadan. Serat membantu mencegah sembelit, perut kembung, dan memberikan rasa kenyang lebih lama. (lin)

Editor : Redaksi
#puasa sehat #tips puasa #asam lambung