Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bukan Sekadar Asap, Makan Makanan Ultra Proses Juga Bisa Picu Kanker Paru

Redaksi • Rabu, 22 April 2026 | 07:04 WIB
ilustrasi, mengonsumsi makanan ultra proses ternyata bisa memicu kanker paru. (freepik.com)
ilustrasi, mengonsumsi makanan ultra proses ternyata bisa memicu kanker paru. (freepik.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Knalpot, cerobong pabrik, rokok, dan lainnya yang berhubungan dengan asap cenderung dianggap jadi penyebab kanker paru. Lalu, bagaimana dengan makanan ultra proses?

Sebagai informasi, makanan ultra proses atau ultra-processed foods (UPF) adalah produk industri siap saji yang umumnya mengandung sedikit bahan makanan utuh, tinggi gula, lemak jenuh, garam, serta zat aditif seperti pengawet, pewarna, dan perasa buatan. 

Melansir Health, Selasa (21/4/2026), dalam studi yang diterbitkan di Thorax menemukan kasus kaker paru lebih umum terjadi pada orang dengan pola makan tinggi makanan ultra proses.

Memang, selama ini, makanan ultra proses sering dikaitkan dengan diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskular. 

Baca Juga: Hati-hati dengan Teh Manis Dingin, Ini Bahayanya bagi Kesehatan

Namun, riset itu menemukan ada kaitan antara makanan ultra proses dan kanker paru.

Dalam studi, peneliti menggunakan data dari Uji Skrining Kanker Prostat, Paru, Kolorektal, dan Ovarium (Prostate, Lung, Colorectal and Ovarian) di AS.

Sebanyak hampir 102 ribu peserta menyelesaikan kuesioner. Mereka berusia rata-rata 55-74 tahun. Peneliti melihat makanan ultra proses yang dikonsumsi dan porsinya.

Ternyata 1 dari 10 peserta melaporkan mengonsumsi daging olahan saat makan siang. Daging olahan jadi jenis makanan ultra proses yang paling umum, menyusul dosa diet berkafein dan nonkafein.

Dan, selama sekitar 12 tahun kemudian, sebanyak 1.706 peserta terkena kanker paru. 

Baca Juga: Prodi PGSD Unimed Paling Diminati

Setelah meninjau data, peneliti menemukan kelompok konsumen makanan ultra proses memiliki 41 persen risiko lebih tinggi terkena kanker paru dibanding yang makan lebih sedikit makanan ultra proses.

Zhaoping Li, kepala Divisi Nutrisi Klinis di Fakultas Kedokteran UCLA David Geffen, berkata tubuh dirancang untuk memetabolisme makanan alami dan utuh.

Makanan ultra proses merupakan makanan olahan tinggi dan kaya pengawet yang memicu peradangan dan dampak buruk lain.

Baca Juga: Dilema Larangan Vape di Sumut, Komisi B DPRD Sumut Ingatkan Nasib Pedagang

Oleh karena itu, konsumsi makanan ultra proses bisa memicu peradangan sistemik dan lambat laun mengarah pada kanker.

Meski begitu, kaitan antara makanan ultra proses dan kanker paru masih perlu diteliti.(lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan #Kanker Paru #Makanan Ultra Proses #Gaya Hidup Sehat #pola makan