Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Mangga, Buah Segar yang Dapat Mendukung Kesehatan Gula Darah

Redaksi • Kamis, 23 April 2026 | 06:07 WIB
ilustrasi, mangga ternyata dapat mendukung kesehatan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. (freepik.com)
ilustrasi, mangga ternyata dapat mendukung kesehatan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. (freepik.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Mangga adalah salah satu buah yang menjadi favorit orang-orang. Kesegaran dan rasa menjadi andalan.

Namun, sebagian orang takut makan mangga, apalagi tiap hari, karena buah ini mengandung gula yang tinggi. Benarkah?

Melansir Health, Rabu (22/4/2026), sebuah studi terbaru soal mangga yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients justru menunjukkan hasil yang mengejutkan. 

Makan mangga setiap hari ternyata dapat mendukung kesehatan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, tanpa menyebabkan kenaikan berat badan.

Baca Juga: 79,5 Persen Pengguna Vape Kecanduan, Netizen: “Awalnya Cuma Ikut-ikutan, Lama-lama Susah Lepas”

Sebagai informasi, lenelitian ini melibatkan 48 pria dewasa berusia 20-60 tahun dengan kelebihan berat badan atau obesitas dan mengalami peradangan tingkat rendah secara kronis.

Para peserta dibagi dalam dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi dua cangkir atau sekitar 330 gram mangga segar (setara sekitar 100 kalori) setiap hari selama empat minggu. 

Sementara kelompok lainnya mendapat jumlah kalori yang sama dari es krim Italia rasa mangga.

Baca Juga: Divonis 20 Tahun Penjara, Kurir 10 Kg Sabu Lolos Hukuman Mati

Konsumsi 330 gram mangga setiap hari mungkin tidak realistis bagi sebagian orang. Angka ini kira-kira setara dengan dua buah mangga ukuran kecil atau satu buah mangga ukuran besar.

Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi mangga segar mengalami penurunan kadar insulin puasa, peningkatan sensitivitas insulin, dan pengelolaan kadar glukosa yang lebih baik.

Penemuan menarik lainnya, kelompok pemakan mangga segar tidak mengalami kenaikan berat badan meski mengonsumsi jumlah kalori yang sama dengan kelompok lainnya. 

Sedangkan kelompok pemakan es krim mangga justru mengalami kenaikan berat badan yang signifikan.

Baca Juga: Musrenbang Sumut 2027 Digelar, Bapperida Tekankan Perencanaan Berbasis Data dan Dampak Nyata

"Perbaikan sensitivitas insulin pada kelompok yang mengonsumsi mangga, tanpa perubahan berat badan, merupakan temuan penting," ujar Indika Edirisinghe, profesor ilmu pangan dan gizi di Illinois Institute of Technology.

Tak pelak, temuan ini membantah anggapan bahwa kandungan gula alami dalam mangga dapat memperburuk obesitas atau diabetes.

Ya, meski manis, mangga ternyata memiliki senyawa aktif yang membantu menjaga keseimbangan gula darah. 

Buah ini mengandung serat, antioksidan, dan polifenol, terutama mangiferin, yang diyakini berperan penting dalam menekan lonjakan gula darah dan meningkatkan respons sel terhadap insulin.

Baca Juga: KPK Ungkap 81 Persen Koruptor Laki-laki, Modus “Ani-ani” Jadi Sorotan Baru

Selain itu, mangga kaya akan vitamin A dan C, serta mineral seperti kalium dan magnesium. Kesemuanya mendukung kesehatan metabolik secara menyeluruh.(lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan #mangga #pola makan sehat #gula darah