Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tidak Semua Real Food Baik untuk Ginjal, Perhatikan Sayuran Ini

Redaksi • Selasa, 12 Mei 2026 | 07:00 WIB
ilustrasi, tomat menjadi salah satu sayuran atau buah yang aman bagi penderita gangguan ginjal. (freepik.com)
ilustrasi, tomat menjadi salah satu sayuran atau buah yang aman bagi penderita gangguan ginjal. (freepik.com)

 sumutpos.jawapos.com - Percaya tidak percaya, ternyata, tidak semua sayuran aman untuk penderita ginjal, terutama yang mengandung kadar kalium tinggi.

Padahal, umum terdengar kalau makanan berbahan real food seperti sayuran dan buah-buahan sering direkomendasikan bagi penderita gangguan ginjal.

Melansir GoodRX, Senin (11/5/2026), kalium pada sayuran memang merupakan elektrolit penting dalam tubuh. Namun jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, senyawa ini dapat menumpuk.

Makaudnya, kalium menumpuk dalam darah dan menyebabkan masalah serius, seperti gangguan irama jantung.

Baca Juga: Maksud Hati Meredakan Stres, Makanan dan Minuman Ini malah Bikin Parah

Kondisi penumpukan kalium dalam tubuh disebut hiperkalemia dan dapat berakibat fatal jika tidak dikendalikan. 

Karena itu, penderita ginjal perlu membatasi asupan kalium, termasuk dari sayuran tertentu. 

Berikut beberapa sayuran yang kurang baik bagi penderita gangguan ginjal:

1. Tomat
Tomat juga termasuk sayuran yang mengandung kalium tinggi, terutama dalam bentuk saus tomat. 

Satu cangkir (245 gram) saus tomat bisa mengandung hingga 728 mg kalium.

Baca Juga: Sudah 15 Hari Mengendap, Korban Vandalisme di Palas Pertanyakan Keseriusan Polisi

Penderita gangguan ginjal dapat menggantinya dengan saus lain yang rendah kalium, misalnya saus paprika merah panggang. 

2. Kentang dan ubi jalar
Kentang dan ubi jalar termasuk sayuran tinggi pati sekaligus sumber kalium yang sangat tinggi.

Satu kentang panggang ukuran sedang (156 gram) mengandung sekitar 610 mg kalium. Sementara itu, ubi jalar panggang ukuran sedang (114 gram) mengandung sekitar 542 mg kalium.

Baca Juga: Drama VAR Empat Menit Bisa Ubah Nasib Juara dan Degradasi: Arsenal Diuntungkan, West Ham Merasa Dirugikan

Meskipun teknik memasak seperti merendam dan merebus kentang dapat mengurangi kadar kalium, kandungannya tetap tergolong tinggi. 

Karena itu, penderita ginjal disarankan membatasi konsumsi kentang dan ubi jalar.

3. Bayam dan sayuran berdaun hijau gelap Lainnya
Sayuran berdaun hijau seperti bayam, swiss chard, dan daun bit kaya akan mineral dan nutrisi, termasuk kalium.

Dalam kondisi mentah, kandungan kalium berkisar antara 136-290 mg per cangkir (30-38 gram). Saat dimasak, volumenya menyusut tetapi kadar kaliumnya tetap sama.

Untuk mencegah asupan berlebih, penderita ginjal dianjurkan mengonsumsi sayuran ini dalam bentuk mentah dan membatasi porsinya. 

Baca Juga: Bupati Deliserdang Disorot, Rental Mobil Listrik Rp378 Juta Dinilai Pemborosan Anggaran

Selain itu, sayuran berdaun hijau juga mengandung oksalat yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

4. Artichoke
Sayur artichoke mengandung kalium cukup tinggi, yakni sekitar 340 mg per cangkir artichoke kalengan.

Meski begitu, artichoke tetap bisa dikonsumsi penderita ginjal dengan porsi terbatas, sekitar setengah buah artichoke yang telah direbus. 

Baca Juga: WNA Kontak Erat Korban Hantavirus Dipantau Ketat di Jakarta

Untuk menjaga asupan kalium tetap rendah, kombinasikan artichoke dengan makanan rendah kalium seperti nasi atau pasta.

5. Kelembak merah (Rhubarb)
Kelembak merah atau rhubarb mengandung kadar kalsium oksalat tinggi, terutama di daun dan batangnya.

Kalsium oksalat dapat menyebabkan hiperoksaluria, yaitu penumpukan kristal oksalat di organ tubuh yang bisa memicu pembentukan batu ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal. 

Karena itu, penderita gangguan ginjal sebaiknya menghindari konsumsi kelembak merah.(lin)

Editor : Redaksi
#Real Food #Sayuran Sehat #Kalium Tinggi #penyakit ginjal #kesehatan ginjal