Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ramai di Medsos, Sarden Kaleng Diklaim Bukan Makanan Ultra Proses

Redaksi • Kamis, 21 Mei 2026 | 18:20 WIB
Sarden kaleng tetap aman dikonsumsi selama tidak berlebihan.(Instagram @rumpi_gosip)
Sarden kaleng tetap aman dikonsumsi selama tidak berlebihan.(Instagram @rumpi_gosip)

 

sumutpos.jawapos.com – Ikan sarden kaleng belakangan ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul perdebatan apakah makanan tersebut termasuk kategori ultra processed food (UPF) atau masih aman dikonsumsi sebagai stok makanan praktis sehari-hari.

Melansir Instagram @rumpi_gosip, Kamis (21/5/2026), Ahli teknologi pangan, Erwin Setiawan, menjelaskan bahwa ikan sarden kalengan bukan termasuk ultra processed food. Menurutnya, sarden kaleng masih masuk kategori processed food karena bahan utamanya berasal dari makanan asli atau real food. 

Ia menyebut proses pengawetan sarden kaleng umumnya menggunakan metode retort atau sterilisasi suhu tinggi, sehingga makanan dapat bertahan lama tanpa harus selalu memakai bahan pengawet tambahan. Teknik ini juga membantu mencegah kontaminasi bakteri pada produk. 

Baca Juga: Perumda Pembangunan Dairi Mulai Garap Usaha Ternak Bebek dan Lele, Bidik Tambahan PAD

“Bahan utamanya real food, ditambah bumbu dapur, lalu diawetkan menggunakan metode retort atau suhu tinggi,” ujar Erwin. 

Meski demikian, konsumen tetap disarankan memperhatikan label informasi gizi sebelum membeli. Kandungan natrium atau sodium dalam beberapa produk sarden kalengan bisa cukup tinggi, terutama pada varian saus tertentu. Hal ini perlu diperhatikan oleh penderita hipertensi atau mereka yang membatasi asupan garam. 

Selain praktis, sarden dikenal kaya protein dan omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan jantung, fungsi otak, hingga menjaga kesehatan kulit. Karena itu, makanan ini kerap menjadi pilihan stok pangan dengan harga relatif terjangkau. 

Baca Juga: Pemancing Ditemukan Tewas di Sungai Kualuh

Erwin menambahkan, sarden kaleng tetap aman dikonsumsi selama tidak berlebihan. Ia menyarankan makanan tersebut tidak dijadikan menu harian utama secara terus-menerus karena kandungan natriumnya yang cukup tinggi. 

Belakangan, tren konsumsi sarden juga sempat viral di media sosial karena disebut dapat membantu menjaga kesehatan kulit berkat kandungan omega-3 dan protein di dalamnya.(lin)

Editor : Redaksi
#makanan sehat #Sarden kaleng #Ultra Precessed Food #UPF #Teknologi Pangan