sumutpos.jawapos.com - Makan adalah aktivitas wajib bagi manusia. Namun, kegiatan ini nyatanya bisa menaikkan gula darah.
Itulah sebab, ada ketakutan tersendiri, terutama bagi penderita diabetes, terkait makan hingga harus hati-hati agar gula darah tidak naik.
Melansir Eating Well, Selasa (23/6/2026), ternyata ada beberapa cara menurunkan gula darah setelah makan yang ampuh dan mudah dilakukan.
Artinya, dengan aktivitas yang tepat usai makan, kadar gula darah tidak akan melonjak luar biasa.
Baca Juga: Emak-Emak Dukung MBG di Monas, Ramai Soal Uang Saku Rp100 Ribu dan Wajan Baru
Berikut tiga cara sederhana yang bisa membantu Anda mengontrol kadar gula darah usai makan:
1. Jalan kaki selama 10 menit
Cara terbaik untuk mengurangi respons gula darah tubuh terhadap makanan adalah dengan melakukan gerakan ringan.
Jalan kaki jadi salah satu gerakan ringan yang bisa dipraktikkan paling tidak selama 10 menit.
Pasalnya, berjalan kaki setelah makan efektif karena membantu tubuh menggunakan glukosa dari makanan segera, alih-alih membiarkannya menumpuk di aliran darah.
Sebuah studi kecil pun menemukan setelah jalan kaki 10 menit, kadar glukosa darah pada orang dewasa muda lebih baik ketimbang mereka yang hanya beristirahat.
Baca Juga: Daihatsu Kumpul Sahabat, Saat Event Otomotif Bertransformasi Menjadi Ruang Kebahagiaan Bersama
Selain itu, efek jalan kaki 10 menit serupa dengan jalan kaki 30 menit. Para ahli pun merekomendasikan jalan kaki singkat karena praktis.
Tak bisa keluar rumah? Coba lakukan pekerjaan rumah yang ringan seperti, mencuci piring atau membereskan meja kerja.
2. Minum air putih
Sebaiknya minum air putih setelah makan. Minum air putih jadi salah satu cara menurunkan gula darah setelah makan.
Tak hanya setelah makan, minum air putih dianjurkan sepanjang waktu makan.
Minum air putih memang dapat membantu, tetapi tidak akan menghentikan lonjakan gula darah dengan sendirinya.
Baca Juga: Lima Warga Vietnam Diduga Petik Ceri Tanpa Izin di Jepang, Berujung Kehilangan Pekerjaan
Ini lebih merupakan strategi pendukung yang lembut daripada intervensi yang ampuh seperti berjalan kaki.
Pasalnya, hidrasi membantu ginjal menghilangkan kelebihan glukosa dari aliran darah.
3. Buah sebagai makanan penutup
Menyantap makanan penutup setelah makanan utama memang ide baik. Sebaiknya pilih buah sebagai makanan penutup.
Pilih buah-buahan kaya serat atau makanan penutup tinggi serat seperti puding biji chia. Serat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dari makanan.
Strategi ini jadi cara menurunkan gula darah setelah makan tanpa membuat Anda tersiksa.
Anda pun bisa mengonsumsi makanan fermentasi yang dapat membantu mengatur metabolisme glukosa.(lin)
Editor : Redaksi