sumutpos.jawapos.com - Adalah kenyataan ketika seseorang merasa terganggu dengan kuku bergelombang, baik di tangan maupun kaki.
Pasalnya, kuku bergelombang itu tak sedap dipandang mata. Bahkan, cenderung terlihat tidak sehat.
Melansir Cleveland Clinic, Kamis (16/7/2026), sejatinya kuku bergelombang itu ada yang berkaitan dengan proses alami tubuh atau berhubungan dengan kondisi kesehatan tertentu.
Dan, meski sering bikin kurang percaya diri, kuku bergelombang sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada lansia.
Baca Juga: Performa PSMS Meningkat, Lumat Muspika FC 10-1
Gelombang pada kuku adalah kondisi ketika permukaan kuku memiliki garis yang memanjang atau melintang. Garis tersebut bisa berbentuk vertikal (dari atas ke bawah) atau horizontal (menyamping).
Nah, berikut lima faktor yang bikin kuku jadi bergelombang:
1. Penuaan normal
Seiring bertambahnya usia, regenerasi sel dalam tubuh berjalan lebih lambat. Dampaknya, permukaan kuku tidak lagi sehalus saat muda.
Garis vertikal tipis pada kuku yang membuat tampilan visualnya bergelombang sering muncul sebagai bagian dari proses alami ini.
Baca Juga: Bupati Deli Serdang Copot Ketua FKDM Usai Komentar Provokatif, Kepala Kesbangpol Mundur
Bila demikian, kondisi tersebut tak berbahaya.
2. Kondisi kulit tertentu
Kulit yang sangat kering akan memengaruhi area kuku dan kutikula.
Ketika jaringan di sekitar kuku mengalami gangguan, pertumbuhan kuku ikut terpengaruh. Akibatnya, muncul garis vertikal pada kuku.
3. Penyakit tiroid
Gangguan tiroid, terutama hipotiroidisme, termasuk salah satu penyebab kuku bergelombang yang perlu diwaspadai.
Bentuknya terkadang terlihat lebih membulat dengan ujung jari tampak sedikit bengkak.
Baca Juga: Peneliti Temukan Bau Mulut Bisa Mengartikan Penyakit Tertentu, Ini Penjelasannya
Kuku dapat menjadi lebih tebal, rapuh, dan mudah patah.
4. Penggunaan kuku palsu
Pemakaian kuku akrilik atau gel manicure secara terus-menerus dapat melemahkan struktur kuku.
Dampak dari proses pengikisan atau penggunaan bahan kimia yang tidak terkontrol membuat permukaan kuku menjadi tidak rata.
5. Cedera pada kuku
Trauma seperti jari terjepit pintu atau tertimpa benda keras bisa mengganggu pertumbuhan kuku.
Setelah cedera, kuku yang tumbuh kembali dapat menunjukkan garis horizontal atau lekukan yang cukup dalam.(lin)
Editor : Redaksi