Ikan Asin Kaya Garam, Penderita Darah Tinggi Wajib Awas

Redaksi • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 19:30 WIB
ilustrasi, ikan asin kaya garam dan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita darah tinggi. (pexels.com)
ilustrasi, ikan asin kaya garam dan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita darah tinggi. (pexels.com)
 
 

sumutpos.jawapos.com - Salah satu tantangan yang bisa dikatakan besar bagi penderita darah tinggi atau hipertensi adalah ikan asin. Bagaimana tidak, makanan itu sangat menggoda.

Masalahnya, ikan asin itu kaya garam dan garam merupakan salah satu penyebab utama naiknya tekanan darah.

Melansir Express, Selasa (28/7/2026), ikan asin bisa menjadi faktor yang bikin tekanan darah dalam tubuh berada di atas batas normal.

Baca Juga: Cuan Lagi Nih, Induk Gojek-GoPay Cetak Laba Bersih di Kuartal 2

Dan, jika kondisi ini jika dibiarkan terus-menerus dapat meningkatkan risiko penyakit jantung seperti stroke, serangan jantung, dan gagal jantung.

Oleh karena itu, konsumsi ikan asin harus dibatasi bagi penderita darah tinggi. National Health Service (NHS) Inggris bahkan merekomendasikan asupan garam harian tidak lebih dari enam gram untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Dengan kata lain, mengurangi konsumsi makanan tinggi garam secara signifikan dapat menurunkan risiko hipertensi. 

Berikut panduan pola makan untuk penderita darah tinggi: 

1. Batasi asupan natrium
Garam mengandung 40 persen natrium. Ini memang mineral penting untuk fungsi normal tubuh, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, natrium dapat meningkatkan tekanan darah, terutama jika Anda sensitif terhadap natrium.

Baca Juga: Digelar 3-4 Agustus 2026, Grand Final Ladies Pool League Sumut Perebutkan Door Prize 10 Sepeda Motor 

Garam dan saus yang ditambahkan dalam persiapan makanan dan di meja makan menyumbang sebagian besar natrium yang kita konsumsi setiap hari. 

Makanan kaleng dan makanan olahan juga umumnya memiliki kandungan natrium yang tinggi.

2. Kurangi konsumsi lemak
Lemak berlebih dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang memperburuk hipertensi. 

Pilih metode memasak sehat, seperti mengukus, merebus, atau memanggang, dan hindari makanan gorengan.

3. Perbanyak makanan berserat
Konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian utuh yang kaya serat, magnesium, dan kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Baca Juga: BSI Prioritas Perkuat Wealth Management Syariah di Medan, Dorong Investasi Emas untuk Jaga Nilai Kekayaan

Ganti roti putih dengan roti gandum dan pilih camilan sehat daripada makanan asin. Selain itu, pilihlah buah-buahan atau sayuran sebagai pengganti alternatif lainnya.

4. Turunkan berat badan jika perlu
Penurunan berat badan meski sedikit dapat memberikan efek positif signifikan dalam mengendalikan tekanan darah. 

Kombinasikan pola makan sehat dengan olahraga rutin untuk hasil optimal.

5. Batasi konsumsi alkohol
Minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat jantung bekerja lebih keras. Jika ingin minum, batasi tidak lebih dari satu gelas standar per hari. (lin)

Editor : Redaksi
Darah Tinggi kesehatan jantung ikan asin pola makan sehat hipertensi