Bukan hanya Faktor Kesehatan dan Makanan, Dekorasi Kamar juga Bisa Pengaruhi Kualitas Tidur

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 05:30 WIB
Ilustrasi, dekorasi kamar bisa juga memengaruhi kualitas tidur. (pexels.com)
Ilustrasi, dekorasi kamar bisa juga memengaruhi kualitas tidur. (pexels.com)

sumutpos.jawapos.com - Percaya tidak percaya, ternyata dekorasi kamar bisa pengaruhi kualitas tidur, jadi bukan semata faktor kesehatan maupun makanan.

Melansir The Spruce, Jumat (31/7/2026), masalah dekorasi kamar ini bisa saja soal warna yang terlalu mencolok, pencahayaan yang salah, atau penataan ruangan yang kurang tepat.

Berikut ini daftar sejumlah kesalahan dalam dekorasi kamar tidur:

1. Lampu terlalu terang
Pencahayaan yang terlalu terang dari lampu pusat di plafon tengah kamar bisa terasa menyilaukan dan mengganggu suasana santai saat hendak tidur.

Baca Juga: Ragam Makanan yang Bisa Picu Gangguan Tidur, Pahamilah

Jika tetap ingin menggunakan lampu di plafon, pilihlah lampu kecil yang terpasang di sudut agar cahaya menyebar ke dinding, bukan langsung ke ruangan.

2. Rak terbuka
Rak terbuka atau rak gantung yang menampilkan barang-barang, bisa membuat kamar terasa penuh dan mengganggu pikiran saat ingin beristirahat.

Kekacauan yang terlihat akan meningkatkan beban kognitif dan membuat sistem saraf sulit rileks sepenuhnya.

Solusinya, simpan barang-barang yang tidak diperlukan di ruang tidur dalam lemari tertutup atau kotak penyimpanan agar kamar tetap rapi dan pikiran lebih tenang.

3. Kurang cahaya alami
Meski perlu mengurangi cahaya pada malam hari, mendapatkan cahaya yang cukup pada siang hari juga tak kalah penting. 

Baca Juga: KPK Seret Yaqut ke Meja Hijau dalam Kasus Kuota Haji

Hal ini dibutuhkan untuk mengatur ritme sirkadian tubuh. Pasalnya, paparan cahaya siang hari mengatur waktu produksi kortisol dan melatonin.

Oleh karena itu, buka tirai jendela segera setelah bangun dan hindari menempatkan furnitur berat yang menghalangi cahaya masuk ke kamar.

4.  Penataan tempat tidur
Tempat tidur sering dianggap sebagai benda terpisah dalam kamar, padahal penataan yang kurang tepat bisa membuat kamar terasa tidak terhubung dan tidak nyaman.

Idealnya tempat tidur dibuat terasa "berakar" di kamar.

5. Terlalu mencolok
Satu bagian dinding yang diberi warna mencolok sebagai aksen, memang sedang tren, tetapi sering kali justru membuat kamar terasa sempit dan tersegmen.

Baca Juga: Kejagung Bidik 7 Korporasi, Bongkar Dugaan Pengurusan Perkara di Jampidsus

Jika ingin menambahkan warna dan karakter, lebih baik cat semua dinding dengan warna lembut dan seragam. 

Cara ini menciptakan kesan ruangan yang lebih luas, harmonis, dan menenangkan.

6. Furnitur berlebihan
Terlalu banyak furnitur justru membuat kamar terasa sesak dan berantakan. 

Gunakanlah sedikit perabotan agar memberi kesan ruang bisa "bernapas." 

Jadi, hindari lemari besar, kursi tambahan, atau meja samping yang terlalu memenuhi kamar.(lin)

Editor : Redaksi
Dekorasi Kamar Kamar Tidur Nyaman Tips Rumah kualitas tidur interior rumah