Ingin Tubuh Lebih Bugar? Pilih 5 Jus Buah Ini Saat Sarapan

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 08:30 WIB

 

Minum juice Cerry baik untuk kesehatan. (Preefik.com/Ilustrasi)
Minum juice Cerry baik untuk kesehatan. (Preefik.com/Ilustrasi)

 

Sumutpos.jawapos.com-Memulai pagi dengan segelas jus buah memang terasa menyegarkan. Namun, tidak semua jus yang dijual di pasaran benar-benar menyehatkan. Banyak produk yang tampak alami ternyata mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi, bahkan setara minuman bersoda.

Karena itu, memilih jenis jus yang tepat sama pentingnya dengan membatasi porsinya. Mengutip Daily Mail, para ahli di Inggris menyarankan konsumsi jus buah tidak lebih dari 150 mililiter per hari atau sekitar setengah gelas, serta sebaiknya diminum bersamaan dengan waktu makan untuk mengurangi lonjakan gula darah.

Dilansir dari RBC.ukraina, berikut beberapa jenis jus yang dinilai memberikan manfaat kesehatan apabila dikonsumsi secara bijak.

1. Jus Delima, Kaya Antioksidan Penjaga Jantung

Jus delima dikenal sebagai salah satu minuman dengan kandungan antioksidan tertinggi. Warna merah pekatnya berasal dari polifenol, senyawa alami yang membantu melawan stres oksidatif penyebab kerusakan pembuluh darah.

Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi jus delima secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah, sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung.

Baca Juga: Sidang Korupsi Smartboard Langkat, PPK Sebut Eks Kadisdik Saiful Abdi Ikut Kendalikan Proyek

Meski demikian, ahli gizi Rob Hobson mengingatkan bahwa jus delima bukan pengganti obat penurun kolesterol maupun terapi medis lainnya. Manfaatnya akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif.

Saat membeli produk, pilihlah jus delima 100 persen tanpa tambahan gula. Banyak produk komersial telah dicampur dengan jus lain dan mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi.

2. Jus Cranberry, Baik untuk Saluran Kemih

Jus cranberry telah lama dikenal mampu membantu menjaga kesehatan saluran kemih, terutama bagi orang yang sering mengalami infeksi saluran kemih (ISK).

Penelitian terbaru menunjukkan minuman ini dapat menurunkan risiko ISK hingga lebih dari 50 persen. Khasiat tersebut berasal dari proantosianidin, senyawa yang mampu menghambat bakteri menempel pada dinding kandung kemih.

Namun, rasa cranberry yang sangat asam membuat banyak produsen menambahkan gula dalam jumlah besar. Karena itu, pilih produk dengan kandungan gula serendah mungkin.

Perlu diperhatikan, jus cranberry tidak dianjurkan bagi orang yang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin karena dapat meningkatkan risiko efek samping.

Baca Juga: Pedagang UMKM Korban Pohon Tumbang di Binjai Akan Jalani Empat Operasi Ortopedi

3. Jus Ceri Asam, Sahabat Tidur dan Pemulihan Otot

Jus ceri asam (tart cherry juice) mulai banyak dilirik karena manfaatnya yang beragam. Minuman ini mengandung melatonin alami yang berperan mengatur siklus tidur.

Beberapa penelitian menemukan konsumsi jus ceri asam dapat membantu penderita insomnia tidur lebih lama, bahkan hingga sekitar satu jam.

Tak hanya itu, jus ini juga populer di kalangan atlet karena terbukti membantu mengurangi nyeri otot setelah olahraga berat sekaligus mempercepat proses pemulihan tubuh.

Waspadai Jus Grapefruit

Di balik kandungan vitamin C, kalium, dan antioksidannya yang tinggi, jus grapefruit justru dapat berbahaya bagi sebagian orang.

Buah ini dapat menghambat kerja enzim di usus yang berfungsi memecah berbagai jenis obat. Akibatnya, kadar obat di dalam darah bisa meningkat hingga mencapai tingkat yang berisiko.

Interaksi tersebut dapat terjadi pada beberapa jenis obat, seperti obat kolesterol (statin), obat tekanan darah, hingga obat penenang.

Karena itu, siapa pun yang sedang menjalani terapi obat resep sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jus grapefruit.

Jus Apel Tidak Selalu Sehat

Jus apel sering dianggap sebagai pilihan sehat. Namun, para ahli menilai jus apel bening yang telah melalui proses penyaringan umumnya kehilangan sebagian besar serat dan zat gizi penting.

Jika tetap ingin mengonsumsinya, pilih jus apel cold-pressed yang masih mengandung ampas atau pulp karena kandungan polifenolnya lebih terjaga.

Baca Juga: Mengenal Soft Living, Gaya Hidup Kalem dan Antiruwet

Meski demikian, buah apel utuh tetap menjadi pilihan terbaik. Kandungan serat di dalamnya membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol gula darah, dan memberikan rasa kenyang lebih lama—manfaat yang tidak bisa digantikan oleh segelas jus.

Konsumsi Secukupnya

Meski beberapa jenis jus menawarkan manfaat kesehatan, para ahli mengingatkan bahwa jus tetap mengandung gula alami dalam jumlah cukup tinggi dan tidak dapat menggantikan konsumsi buah utuh.

Membatasi asupan hingga sekitar 150 mililiter per hari, memilih jus tanpa tambahan gula, serta mengimbanginya dengan pola makan bergizi dan gaya hidup sehat merupakan cara terbaik untuk memperoleh manfaatnya tanpa meningkatkan risiko kesehatan. (net/han)

Editor : Johan Panjaitan
jus buah tubuh energi delima sarapan