Sumutpos.jawapos.com-Cara memulai pagi ternyata berpengaruh besar terhadap kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Bukan hanya menentukan suasana hati dan produktivitas, kebiasaan yang dilakukan setelah bangun tidur juga dapat membantu menekan peradangan kronis, salah satu faktor utama pemicu berbagai penyakit serius.
Peradangan yang berlangsung terus-menerus dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, gangguan autoimun, hingga penurunan fungsi tubuh akibat penuaan.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu melakukan perubahan besar. Sejumlah kebiasaan sederhana yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit setiap pagi dapat membantu tubuh melawan peradangan sekaligus mendukung umur panjang. Berikut enam di antaranya, seperti dikutip dari Eating Well.
1. Minum Segelas Air Putih
Tubuh secara alami kehilangan cairan selama tidur. Karena itu, bangun pagi dalam kondisi sedikit dehidrasi merupakan hal yang normal.
Minum segelas air putih setelah bangun tidur membantu mengembalikan keseimbangan cairan, menjaga fungsi organ, dan mendukung metabolisme tubuh.
Baca Juga: DPRD Batu Bara Desak Kemendagri Segera Terbitkan Rekomendasi Dirut PDAM Tirta Tanjung
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal eBioMedicine menunjukkan bahwa hidrasi yang baik berkaitan dengan umur yang lebih panjang, penurunan risiko penyakit kronis, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan yang lebih baik.
Sebaliknya, dehidrasi berkepanjangan dapat meningkatkan kadar peradangan dalam tubuh sehingga memperbesar risiko gangguan kesehatan seiring bertambahnya usia.
2. Lakukan Gerakan Ringan
Anda tidak harus langsung berolahraga berat pada pagi hari.
Peregangan ringan, berjalan santai, atau yoga intensitas rendah sudah cukup membantu melancarkan sirkulasi darah sekaligus mengurangi penanda peradangan di dalam tubuh.
Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin terbukti membantu mengendalikan peradangan kronis. Bahkan, gerakan sederhana selama beberapa menit mampu membuat tubuh terasa lebih rileks dan siap menjalani aktivitas sepanjang hari.
3. Luangkan Waktu di Bawah Sinar Matahari Pagi
Paparan sinar matahari pagi memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar menghangatkan tubuh.
Cahaya alami membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang berperan penting dalam mengendalikan siklus tidur dan bangun.
Baca Juga: Tak Perlu Panggil Tukang, Ini 3 Trik Ampuh Mengatasi Wastafel Kamar Mandi Tersumbat
Ketika ritme sirkadian terganggu, kadar protein C-reaktif (CRP), salah satu penanda peradangan dalam tubuh, cenderung meningkat.
Selain itu, sinar matahari pagi juga membantu tubuh memproduksi vitamin D yang dikenal memiliki efek antiinflamasi dan berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.
4. Sarapan dengan Buah Beri
Buah beri seperti stroberi, blueberry, raspberry, maupun blackberry kaya akan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel.
Warna merah dan ungu pada buah-buahan tersebut berasal dari senyawa antosianin dan flavonol yang memiliki sifat antiinflamasi.
Jika buah segar sulit didapat, buah beri beku tetap menawarkan manfaat nutrisi yang hampir sama.
Agar lebih mengenyangkan, kombinasikan buah beri dengan yoghurt Yunani tinggi protein atau jadikan campuran smoothie sehat.
5. Sisihkan Waktu untuk Menenangkan Pikiran
Stres berkepanjangan dapat memicu pelepasan hormon kortisol secara terus-menerus. Jika kondisi ini berlangsung lama, risiko peradangan kronis pun ikut meningkat.
Baca Juga: Tak Perlu Panggil Tukang, Ini 3 Trik Ampuh Mengatasi Wastafel Kamar Mandi Tersumbat
Karena itu, luangkan beberapa menit setiap pagi untuk menenangkan pikiran.
Anda bisa melakukan latihan pernapasan, meditasi singkat, atau sekadar menikmati sarapan tanpa gangguan ponsel. Kebiasaan sederhana ini membantu menurunkan tingkat stres dan membuat tubuh lebih siap menghadapi aktivitas sehari-hari.
6. Nikmati Secangkir Kopi atau Teh
Secangkir kopi atau teh di pagi hari bukan hanya membantu mengusir kantuk.
Kedua minuman tersebut mengandung antioksidan dan polifenol yang berperan melawan stres oksidatif serta membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Teh hijau dikenal kaya katekin yang memiliki efek antiinflamasi, sementara teh hitam mengandung polifenol yang memberikan manfaat serupa.
Kopi juga menjadi salah satu sumber antioksidan terbesar dalam pola makan banyak orang dan dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Meski keenam kebiasaan ini dapat mendukung kesehatan, menjaga pola makan bergizi seimbang, tidur yang cukup, berolahraga secara rutin, serta mengelola stres tetap menjadi kunci utama untuk menekan peradangan dan meningkatkan kualitas hidup dalam jangka panjang.(net/han)
Editor : Johan Panjaitan