Sumutpos.JawaPos.com – Menyantap daging dalam jumlah banyak memang menggugah selera. Namun, setelahnya sebagian orang justru merasakan perut penuh, begah, hingga kurang nyaman.
Makanan tinggi protein dan lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Karena itu, selain mengatur porsi makan, pilihan minuman setelah menyantap daging juga perlu diperhatikan.
Minuman yang tepat dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus memberikan sensasi lebih segar setelah makan. Dilansir dari kanal YouTube Kunci Sehat, berikut sejumlah minuman yang bisa menjadi pilihan setelah mengonsumsi banyak daging.
Baca Juga: Dinsos Palas Pulangkan Dua Lansia Terlantar ke Keluarga, Satu Sempat Dirawat karena Stroke
1. Air Lemon
Air lemon menjadi salah satu pilihan sederhana untuk menyegarkan tubuh setelah makan. Lemon mengandung vitamin C yang membantu proses penyerapan zat besi dari makanan.
Agar tidak menambah asupan gula, air lemon sebaiknya diminum tanpa gula atau menggunakan sedikit pemanis sesuai kebutuhan.
2. Jus Nanas
Nanas mengandung bromelain, enzim yang berperan dalam membantu memecah protein. Kandungan tersebut membuat nanas kerap dikaitkan dengan makanan tinggi protein, termasuk daging.
Rasa asam dan segarnya juga dapat menjadi pilihan ketika perut terasa penuh setelah makan.
3. Jus Pepaya
Pepaya mengandung enzim papain yang membantu proses pemecahan protein. Buah ini juga kaya serat yang mendukung kesehatan sistem pencernaan.
Baca Juga: Perubahan APBD Langkat 2026 Disahkan, Tiorita Minta Anggaran Segera Direalisasikan
Namun, jika ingin mendapatkan serat lebih optimal, pepaya sebaiknya dikonsumsi sebagai buah utuh daripada jus yang disaring.
4. Jus Jambu Biji
Jambu biji kaya akan serat dan berbagai vitamin. Kandungan seratnya dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan dan menjadi bagian dari pola makan yang baik untuk menjaga kadar kolesterol.
Jika dibuat jus, hindari menambahkan gula terlalu banyak. Dengan begitu, manfaat nutrisi jambu biji tidak dibarengi asupan kalori berlebihan.
5. Jus Apel
Apel mengandung pektin, salah satu jenis serat larut yang baik untuk mendukung kesehatan pencernaan dan membantu menjaga kadar kolesterol.
Buah ini juga mengandung berbagai senyawa antioksidan. Untuk mendapatkan lebih banyak serat, mengonsumsi apel secara langsung lebih baik dibandingkan hanya meminum sarinya.
6. Teh Jahe
Secangkir teh jahe hangat bisa menjadi pilihan setelah makan. Jahe secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan keluhan pencernaan ringan, seperti mual dan rasa tidak nyaman pada perut.
Meski demikian, konsumsi jahe perlu disesuaikan bagi mereka yang sensitif terhadap makanan atau minuman pedas karena pada sebagian orang dapat memicu rasa tidak nyaman di lambung.
Baca Juga: Yamal Tandai Ban Kapten dengan Gol, Lampaui Rekor Messi di Barcelona
7. Infused Water Mentimun dan Mint
Jika menginginkan minuman yang ringan dan rendah kalori, infused water dengan irisan mentimun serta daun mint bisa menjadi alternatif.
Minuman ini terutama membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Aroma dan rasa segar mentimun serta mint juga membuatnya cocok diminum setelah menyantap makanan dalam jumlah banyak.
8. Air Kelapa
Air kelapa mengandung elektrolit seperti kalium dan magnesium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Minuman ini bisa menjadi pilihan menyegarkan setelah makan daging. Namun, sebaiknya pilih air kelapa tanpa tambahan gula agar asupan gula tetap terkendali.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan