sumutpos.jawapos.com - Adalah keharusan untuk menjaga gendang telinga agar tidak pecah atau robek. Dan, Anda wajib paham dengan penyebab serta risiko dari kondisi tersebut.
Pasalnya, salah jalan menyikapi gendang telinga pecah akan berujung pada risiko fatal, bisa jadi Anda akan tuli.
Melansir alodokter.com, Senin (2/11/2026), gendang telinga pecah adalah kondisi ketika terdapat lubang atau robekan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh cedera pada telinga atau komplikasi dari infeksi telinga.
Sebagai informasi, gendang telinga berfungsi untuk menerima gelombang suara dari telinga luar, mengubahnya menjadi getaran, lalu meneruskan getaran suara tersebut ke telinga bagian tengah dan dalam.
Baca Juga: PSMS vs PERSIJA: Motivasi Berlipat Ganda
Meski gendang telinga pecah dapat sembuh sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan, tapi pada beberapa kasus, kondisi ini memerlukan tindakan medis berupa operasi.
Yang jelas, gendang telinga berperan penting dalam proses pendengaran dan berfungsi melindungi bagian tengah telinga dari bakteri atau air yang bisa masuk ke telinga bagian dalam.
Jika gendang telinga rusak, penderitanya dapat mengalami risiko komplikasi seperti otitis media yang berulang atau dalam jangka panjang (kronis).
Pun kolesteatoma, yaitu penumpukan sel-sel kulit yang tidak normal di telinga tengah dan dapat merusak tulang telinga. Dan, ujung-ujungnya tuli.
Baca Juga: Kelas Menengah Indonesia: Satu Musibah Bisa Menyeret Keluarga ke Jurang Kemiskinan
Nah, berikut beberapa kondisi penyebab gendang telinga pecah:
Infeksi
Infeksi telinga, terutama di telinga bagian tengah (otitis media), merupakan penyebab umum terjadinya gendang telinga pecah.
Infeksi telinga membuat cairan di telinga menumpuk sehingga gendang telinga bisa tertekan dan robek.
Tekanan
Perbedaan drastis pada tekanan antara telinga luar dan telinga tengah, seperti saat menyelam, naik pesawat, berkendara ke dataran tinggi, atau mendaki gunung, dapat menyebabkan gendang telinga robek.
Baca Juga: Warga Kotapinang Kini Bisa Konsultasi Hukum Gratis, Kelurahan Gandeng LBH Insan Cita
Kondisi ini disebut barotrauma.
Cedera
Pecahnya gendang telinga juga dapat disebabkan oleh cedera pada telinga atau sisi kepala.
Selain itu, cedera langsung akibat memasukkan benda ke dalam liang telinga, seperti cotton bud atau alat korek telinga.
Suara keras
Suara yang sangat keras atau suara ledakan, seperti suara tembakan, dapat menyebabkan gendang telinga pecah.
Kondisi ini disebut dengan acoustic trauma. Namun, kasus seperti ini jarang terjadi. (lin)
Editor : Redaksi