Sumutpos.jawapos.com-Cuaca panas tak hanya membuat tubuh mudah berkeringat, tetapi juga meningkatkan kebutuhan cairan, terutama ketika aktivitas di luar ruangan semakin padat. Jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, tubuh bisa lebih mudah merasa lelah, haus, dan kehilangan konsentrasi.
Minum air putih tetap menjadi cara utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Namun, kebutuhan cairan juga bisa dibantu melalui konsumsi makanan tertentu, khususnya buah dan sayuran yang memiliki kandungan air tinggi.
Tak sekadar menyegarkan, sejumlah makanan juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh. Pilihan ini bisa menjadi pelengkap pola makan seimbang saat suhu udara terasa menyengat.
Baca Juga: Kalahkan Bunut, Medan Falcons Juara SIVOT 2026
Dilansir dari English Jagran, ada lima makanan yang bisa menjadi pilihan untuk menemani aktivitas saat cuaca panas. Mulai dari mentimun hingga alpukat, masing-masing menawarkan manfaat nutrisi yang berbeda.
1. Mentimun, Sayuran Segar dengan Kandungan Air Tinggi
Mentimun menjadi salah satu pilihan praktis untuk melengkapi asupan cairan harian. Dengan kandungan air sekitar 95–96 persen, sayuran ini terasa ringan dan menyegarkan ketika dikonsumsi saat cuaca terik.
Selain membantu menambah asupan cairan, mentimun juga mengandung serat dan sejumlah vitamin serta mineral. Kandungan kalorinya yang relatif rendah membuat sayuran ini cocok dimasukkan ke dalam menu makan sehari-hari.
Mentimun dapat dikonsumsi langsung, dijadikan lalapan, atau dicampurkan ke dalam salad. Menyimpannya di lemari pendingin sebelum disajikan juga bisa memberikan sensasi lebih segar.
2. Semangka, Buah Manis yang Membantu Menambah Cairan
Semangka identik dengan kesegarannya, terutama ketika suhu udara meningkat. Kandungan airnya mencapai sekitar 90 persen sehingga buah ini bisa membantu melengkapi kebutuhan cairan tubuh.
Baca Juga: Real Madrid vs Sevilla: Los Blancos Pantang Kehilangan Poin
Di balik rasa manisnya, semangka juga mengandung likopen, yaitu antioksidan yang memberikan warna merah pada daging buahnya. Senyawa ini berperan dalam melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Semangka paling praktis dinikmati dalam bentuk potongan buah segar. Buah ini juga bisa dicampurkan ke dalam salad buah tanpa perlu menambahkan gula atau pemanis lainnya.
Mengonsumsi semangka utuh memberikan keuntungan tambahan berupa serat yang mendukung kesehatan pencernaan. Meski menyegarkan, buah ini tetap perlu menjadi bagian dari pola makan yang beragam, bukan satu-satunya sumber cairan.
3. Air Kelapa, Alternatif Minuman dengan Kandungan Elektrolit
Air kelapa menjadi pilihan populer untuk menyegarkan tubuh ketika cuaca panas. Selain mengandung air, minuman ini menyediakan elektrolit, terutama kalium, yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot.
Air kelapa dapat menjadi variasi minuman sehari-hari, khususnya setelah beraktivitas dan berkeringat. Namun, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam kondisi normal.
Baca Juga: Siap-Siap Tersenyum! 4 Shio Ini Ketemu Peluang Emas dan Keberuntungan Besok
Bagi mereka yang melakukan aktivitas fisik berat atau kehilangan banyak cairan melalui keringat, kebutuhan rehidrasi perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Air kelapa tidak selalu dapat menggantikan larutan rehidrasi khusus, terutama ketika terjadi dehidrasi berat.
Agar manfaatnya lebih optimal, pilih air kelapa tanpa tambahan gula. Dengan begitu, asupan gula tambahan bisa tetap terkendali.
4. Yogurt, Camilan Bernutrisi yang Menyegarkan
Yogurt dingin bisa menjadi pilihan camilan ketika cuaca terasa gerah. Produk olahan susu ini mengandung protein, kalsium, dan berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi tubuh.
Beberapa jenis yogurt juga mengandung bakteri hidup yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan. Namun, kandungan tersebut bergantung pada jenis dan proses pengolahan produknya.
Untuk menambah cita rasa sekaligus variasi nutrisi, yogurt bisa dipadukan dengan potongan semangka, pisang, atau buah segar lainnya. Kombinasi ini dapat menjadi alternatif camilan yang praktis dan mengenyangkan.
Perhatikan pula kandungan gula pada kemasan. Yogurt tanpa pemanis atau dengan gula tambahan yang lebih rendah bisa menjadi pilihan untuk menjaga asupan gula harian.
5. Alpukat, Sumber Lemak Sehat untuk Melengkapi Nutrisi
Berbeda dari mentimun dan semangka, alpukat tidak menonjol karena kandungan airnya. Namun, buah ini tetap layak menjadi bagian dari menu saat cuaca panas berkat kandungan lemak tak jenuh, serat, vitamin, dan mineral.
Lemak tak jenuh dalam alpukat membantu melengkapi pola makan sehat, sedangkan seratnya mendukung fungsi pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Baca Juga: Sarang Narkoba di Desa Mencirim Digerebek, Pistol dan Sajam Disita
Alpukat bisa dikonsumsi langsung, dijadikan salad, atau diolah menjadi smoothie. Jika memilih smoothie alpukat, batasi tambahan gula dan susu kental manis agar kandungan gula tidak berlebihan.
Meski tidak menjadi sumber hidrasi utama, alpukat membantu menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Tetap Terhidrasi Saat Cuaca Panas
Mengonsumsi makanan kaya air dapat membantu melengkapi kebutuhan cairan, tetapi tidak menggantikan kebiasaan minum air putih secara teratur. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, bergantung pada aktivitas, kondisi kesehatan, dan banyaknya keringat yang dikeluarkan.
Saat cuaca sangat panas, usahakan minum secara berkala, mengurangi aktivitas berat pada jam terik, dan mencari tempat teduh jika mulai merasa kepanasan.
Pusing, lemas berlebihan, atau tanda gangguan akibat panas lainnya perlu diwaspadai. Jika muncul gejala berat, seperti kebingungan atau penurunan kesadaran, segera cari pertolongan medis.
Memilih makanan yang tepat, menjaga asupan cairan, dan membatasi paparan panas merupakan langkah sederhana yang dapat membantu tubuh tetap bugar di tengah cuaca terik.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan