Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ingin Jadi Pembentang Merah Putih pada 17 Agustus di Istana Negara

Admin-1 Sumut Pos • Kamis, 27 Juli 2017 | 11:32 WIB
Foto: Istimewa Faldy Ichsan Siregar, siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Medan yang lolos seleksi menjadi Paskibraka Merah Putih di Istana Negara, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Foto: Istimewa Faldy Ichsan Siregar, siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Medan yang lolos seleksi menjadi Paskibraka Merah Putih di Istana Negara, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Foto: Istimewa Faldy Ichsan Siregar, siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Medan yang lolos seleksi menjadi Paskibraka Merah Putih di Istana Negara, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Foto: Istimewa Faldy Ichsan Siregar, siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Medan yang lolos seleksi menjadi Paskibraka Merah Putih di Istana Negara, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Foto: Istimewa
Faldy Ichsan Siregar, siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Medan yang lolos seleksi menjadi Paskibraka Merah Putih di Istana Negara, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Faldy Ichsan Siregar berhasil mengharumkan nama Kota Medan dan Provinsi Sumut di tingkat nasional. Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Medan ini terpilih sebagai salah satu pasukan pengibar pusaka (Paskibraka) Merah Putih di Istana Negara, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.


Meski telah lolos menjadi bagian yang sangat diinginkan oleh Paskibra sekolah manapun, Faldy belum begitu puas. Sebab, anak dari pasangan Elizar Siregar dan Suyatmawati ini ingin menjadi pembentang pusaka Merah Putih di hari yang bersejarah.


"Pastinya sangat senang dan bangga terpilih menjadi tim paskibraka di Istana Negara. Tapi, ada satu keinginan dan impian saya yaitu menjadi pembentang bendera pusaka pada upacara pagi hari," ungkap Faldy kepada Sumut Pos, kemarin.


Diutarakannya, untuk menjadi pengibar pusaka Merah Putih tentunya bukan hal yang mudah. Karena, harus bersaing dengan siswa lainnya dari seluruh Indonesia yang telah lolos seleksi.


"Yang pasti berusaha keras dengan berlatih semaksimal mungkin. Selain itu, tidak lupa juga berdoa," tutur Faldy.


Menurutnya, dengan menjadi pembentang Merah Putih tentunya ada kebanggaan tersendiri. Mendapat pengalaman lebih dan menantang, ketimbang menjadi hanya pasukan baris-berbaris. Akan tetapi, semua posisi di dalam tim paskibraka memiliki peran yang sangat penting.


"Saya tidak menganggap sebagai beban, justru menjadi tantangan yang sangat berharga. Sebab, sangat langka mendapat kesempatan mengibarkan bendera di Istana Negara. Maka dari itu, kuncinya kembali lagi kepada latihan yang maksimal," ujar Faldy.


Ia menyebutkan, saat ini dirinya telah berada di Jakarta untuk mengikuti masa karantina dan latihan. Selanjutnya, penentuan posisi masing-masing para siswa yang lolos seleksi.


"Mohon doanya mudah-mudahan bisa terwujud impian saya, sehingga bisa lebih mengharumkan nama Kota Medan dan Provinsi Sumut," ucap Faldy.




Photo
Photo
Pasukan pengibar bendera pusaka, tahun lalu.

Sebelum lolos seleksi tim Paskibraka Istana Negara, dia berjuang terlebih dahulu di tingkat Kota Medan. Kemudian, berlanjut ke level provinsi hingga akhirnya dipilih berangkat ke Jakarta.


"Sesi latihan biasa seminggu tiga kali, dan saya bergabung dalam tim Paskibra SMA Negeri 1 sejak kelas X. Namun, ketika mengikuti seleksi menuju Istana Negara, latihan setiap hari selepas pulang sekolah," sebutnya.


Dia melanjutkan, memang cukup lelah dan menguras stamina. Akan tetapi, melihat hasil yang dicapai rasanya terbayar dan tak sia-sia.


"Kalau mau berlatih dengan keras dan sungguh-sungguh, pasti hasilnya akan maksimal. Akan tetapi, tidak lupa juga berdoa agar diberikan yang terbaik," imbuh Faldy.


Kesertaan Faldy menjadi tim Paskibra Nasional, merupakan yang pertama setelah perwakilan Kota Medan absen 3 tahun terakhir. Dia bersaing dengan 800 siswa-siswi terbaik dari seluruh SMA di Kota Medan sebelum mengikuti seleksi tingkat Sumut dan nasional.


Namun, Faldy tak sendirian. Ia ditemani Ruth Cheline Egleysya Purba, siswi kelas X SMA Negeri 2 Binjai yang juga lolos seleksi.


Keberhasilan yang diraih Ruth Cheline Eglesya Purba, menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Kota Binjai. Sebab, sudah lebih dari 33 tahun tidak pernah lagi mengirimkan wakilnya untuk bergabung ke dalam Tim Paskibraka.


Sementara, Wakil Kepala SMA Negeri 1 Medan Bidang Kesiswaan Drs Sutarto menuturkan, Faldy merupakan anak yang gigih dan rajin berlatih. Dia selalu mengikuti arahan pelatih dengan baik, yang didatangkan dari luar sekolah.


"Faldy menjadi anggota Paskibra SMA Negeri 1 Medan sejak tahun 2016, atau sejak bersekolah di sini. Mudah-mudahan keikutsertaannya menjadi bagian Paskibra Istana Negara dapat mengharumkan nama sekolah dan provinsi Sumut," tuturnya. (ris) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#Faldy Ichsan Siregar #LOLOS SELEKSI PASKIBRAKA