Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tokoh Masyakarat Belawan Minta Tempat Hiburan Malam Ditutup saat Bulan Suci Ramadan

Johan Panjaitan • Senin, 4 Maret 2024 | 14:42 WIB
DITUTUP: Tokoh Masyarakat Belawan, Hendrik Rompas, meminta tempat hiburan malam ditutup saat bulan suci Ramadan.
DITUTUP: Tokoh Masyarakat Belawan, Hendrik Rompas, meminta tempat hiburan malam ditutup saat bulan suci Ramadan.


BELAWAN, SUMUTPOS.CO - Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah 2024 tinggal menghitung hari. Untuk menghormati bulan yang suci ini, aparat penegak hukum dan instansi terkait diminta segera menutup sejumlah tempat hiburan malam di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.


Hal tersebut disampaikan tokoh masyarakat Belawan, Hendrik Rompas. Ia berharap sejumlah tempat hiburan malam dan praktik judi togel dan sejenisnya, serta perdagangan minuman keras yang berada di wilayah tersebut, segera ditutup.

"Kita tentu berharap kepada pihak berwenang seperti Dinas Pariwisata Kota Medan serta Polres Pelabuhan Belawan untuk merazia tempat-tempat maksiat, yang bisa mengganggu kekusyukan bulan ramadhan", ucapnya, Senin (4/3/2024).

Hendrik mengajak seluruh masyarakat Belawan untuk menyambut baik datangnya bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.

“Kita meminta ketegasan kepada Dinas Pariwisata Kota Medan serta Polres Pelabuhan Belawan segera merazia dimana pun tempat maksiat seperti penginapan serta praktik judi togel dan perdagangan minuman keras,” ucapnya.


Hendrik Rompas yang juga merupakan jurnalis senior yang sudah aktif di era 70-an itu mengimbau jangan sampai timbul kegaduhan dalam menertibkan lokasi sumber penyakit masyarakat tersebut.

“Hal ini tentu saja membutuhkan perhatian dari semua kalangan sehingga dapat tercipta suasana yang nyaman dan kondusif menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah,” ungkapnya.

Ke depannya, ia berharap semua tempat hiburan malam dan praktik penyakit masyarakat itu segera ditutup dan jangan sampai masyarakat yang menutupnya dengan cara yang anarkis.

“Iya kedepannya tentu kita berharap semua tempat maksiat atau penyakit masyarakat segera ditutup. Jangan nanti sampai masyarakat bertindak untuk menutupnya dengan cara-cara yang gak kita inginkan,” ucapkan.(mag-1/han)

Editor : Redaksi