MEDAN, SUMUTPOS- Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengklaim, bahwa saat ini kinerja pendapatan daerah saat relatif lebih baik dibandingkan tahun lalu untuk periode yang sama. Hal ini bisa terjadi karena intensifikasi perpajakan yang semakin optimal dan efektif melalui instrumen yang dilakukan secara kreatif, khususnya OPD-OPD pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibawah arahan dan pembinaan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, Dr Zulkarnain MS, mengatakan semakin membaiknya APBD Kota Medan sampai Triwulan Pertama (TW1), ditandai dengan surplusnya APBD tahun berjalan sebesar Rp284, 5 miliar. Artinya, realisasi pendapatan daerah dalam TW1 2024 lebih besar dibandingkan realisasi belanja daerah TW1 2023.
"Realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I tercatat sebesar Rp1,25 truliun atau 16,5 persen dari total target pendapatan daerah 2024. Sedangkan belanja daerah realisasinya tercatat sebesar Rp974, 02 miliar," ucap Zulkarnain, Kamis (4/4/2024).
Dikatakan Zulkarnain, kualitas realisasi belanja daerah sampai TW1 juga cukup baik, sebab belanja modalnya sudah mencapai 12,34 persen dari total realisasi belanja daerah. Sementara belanja barang dan jasa mencapai 42,88 persen, dan belanja pegawai mencapai 40,45 persen
Cenderung tingginya belanja daerah itu disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya penyaluran belanja pegawai seperti gaji April dan TPP Maret. Kemudian ditambah dengan honorarium seluruh PHL dan kepling serta belanja wajib lainnya.
Dalam kesempatan itu dirinya juga menuturkan, bahwa yang cukup menonjol adalah kinerja pajak daerah. Dimana dalam TW1, realisasinya tumbuh 4,6 persen atau dari Rp240,7 Miliar pada 2023 menjadi Rp403,2 Miliar pada 2024.
Begitu juga pendapatan bersumber dari dana transfer yang meningkat 4,29 persen atau dari Rp621,9 Miliar di tahun 2023 menjadi Rp802,5 miliar pada tahun 2024. Kemudian, realisasi pendapatan daerah dalam TW1 tahun 2024 tumbuh menjadi 4,08 persen. Sebelumnya di TW1 tahun 2023 pendapatan daerah Kota Medan mencapai Rp908,9 Miliar, sedangkan di TW1 tahun 2024 ini pendapatan daerah Kota Medan telah mencapai Rp1,25 Triliun.
"Mudah - mudahan kinerja realisasi APBD tahun 2024 menjadi lebih optimal lagi untuk TW2 dan seterusnya, sehingga secara langsung mendukung selesainya seluruh program strategis pembangunan kota yang sedang berjalan saat ini guna mewujudkan Medan dengan masyarakatnya yang berkah, maju dan kondusif," pungkasnya.
(map/han)