Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemko Medan Klaim Banjir Medan Utara karena Rob

Redaksi Sumutpos.co • Kamis, 16 Januari 2025 | 15:59 WIB
MELUAP: Hujan turun deras yang terjadi di Medan, mengakibatkan beberapa air sungai meluap. ISTIMEWA/SUMUT POS
MELUAP: Hujan turun deras yang terjadi di Medan, mengakibatkan beberapa air sungai meluap. ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Hujan deras kembali melanda Kota Medan sejak Rabu (15/1) hingga Kamis (16/1) pagi. Namun, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan tidak ada wilayah permukiman warga yang tergenang banjir karena hujan deras.

"Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada genangan air di permukiman masyarakat yang diakibatkan hujan sejak tadi malam sampai pagi tadi," ucap Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari kepada Sumut Pos, Kamis (16/1/2025).

Dikatakan Yunita, kalaupun ada permukiman masyarakat yang tergenang banjir, kondisi itu hanya terjadi pada sebagian wilayah di Medan Utara. Itupun, banjir yang terjadi bukan disebabkan hujan. Akan tetapi, banjir di Medan Utara murni karena disebabkan rob.

"(Banjir di Medan Utara) itu karena rob. Diprediksi, rob di Medan Utara masih akan berlangsung sampai tanggal 17 (Januari 2025) ini," ujarnya.

Dijelaskan Yunita, hujan yang terjadi sejak Rabu malam hanya menyebabkan kenaikan permukaan air sungai. Berdasarkan hasil monitoring BPBD Kota Medan pada Kamis (16/1) sekitar Pukul 08.50 WIB, terdapat 4 sungai di Kota Medan yang mengalami kenaikan permukaan air.

Pertama, Sei Babura mengalami kenaikan permukaan air hingga 40 cm dipantau dari Jembatan Jalan Sudirman. Kedua, Sungai Deli mengalami kenaikan permukaan air 60 cm yang dipantau dari Jembatan Jalan Titi Kuning. Ketiga, Sungai Sunggal mengalami kenaikan permukaan air 50 cm yang dipantau dari Jembatan Tanjung Anom. Dan keempat, Sungai Sikambing yang mengalami kenaikan 30 cm yang dipantau dari Jembatan Gatot Subroto (UNPAB).

"Pada sungai-sungai tersebut, warna air terpantau keruh dengan kondisi arus normal. Hingga saat ini, sungai-sungai tersebut dalam kondisi aman terkendali," jelasnya.

Sementara, sambung Yunita, pada sungai-sungai lainnya seperti Sungai Denai dan sungai-sungai lainnya tidak mengalami kenaikan permukaan air.

Selanjutnya, wilayah-wilayah yang selama ini rentan banjir akibat hujan deras juga masih aman terkendali, dan tidak didapati adanya genangan air di permukiman warga.

"Seperti di Kampung Aur, Medan Maimun, tidak ada genangan air di pemukiman rumah warga. Di Jalan Perjuangan, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, juga tidak ada kenaikan air di pemukiman rumah warga. Situasi aman terkendali meskipun kondisi cuaca masih hujan ringan hingga tadi pagi," sambungnya.

Kemudian, banjir juga tidak terlihat menggenangi ruas-ruas jalan di Kota Medan. Misalnya di ruas Jalan Sari Rejo, Kelurahan Beringin, Medan Selayang yang rentan banjir, tidak ditemui adanya genangan air di ruas jalan tersebut. Selanjutnya, ruas Jalan Gatot Subroto (depan Plaza Medan Fair) juga tidak terlihat adanya genangan air.

"Jadi baik permukiman warga maupun ruas-ruas jalan, semuanya dalam kondisi aman dan terkendali," tuturnya.

Pun begitu, lanjut Yunita, pihak terus melakukan pemantauan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Medan serta terus memonitor perkembangan dan cuaca dari BMKG.

"Kita juga telah mempersiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan apabila dibutuhkan. Selanjutnya, petugas kita di lapangan juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap siaga apabila terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba," pungkasnya.
(map/han)

Editor : Redaksi
#banjir medan utara #banjir rob #pemko medan