Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Anggota DPD RI Asal Sumut M Nuh Kutuk Rencana Trump Ambil Alih Gaza

Redaksi Sumutpos.co • Senin, 10 Februari 2025 | 09:55 WIB
Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh.
Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh.

 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO - Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh, menolak dengan tegas rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengambil alih Gaza dan menempatkannya di bawah kendali Amerika.

Nuh mengaku prihatin dan menyebut, rencana itu tidak hanya bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan universal, tetapi juga melanggar kedaulatan Palestina sebagai bangsa yang berhak menentukan nasibnya sendiri.

"Gaza adalah bagian dari tanah Palestina yang sah, dan rakyat Gaza telah lama menderita akibat konflik yang berkepanjangan. Rencana pengambilalihan Gaza oleh pihak asing hanya akan memperburuk penderitaan mereka, mengabaikan hak-hak dasar sebagai manusia, serta merongrong kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," kata Nuh saat dihubungi via telpon, Senin (10/2/2025).

Ditegaskannya, sebagai bangsa yang pernah berjuang melawan penjajahan, Indonesia memiliki kewajiban moral untuk menolak segala bentuk intervensi yang merugikan rakyat Palestina.

M Nuh juga menyerukan kepada seluruh masyarakat internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk mengambil langkah tegas dalam mencegah rencana ini. "Kedaulatan suatu bangsa adalah hak yang tidak boleh dikorbankan demi kepentingan politik atau ekonomi pihak lain. Rakyat Palestina berhak hidup dalam damai, merdeka, dan bermartabat tanpa tekanan atau intervensi dari kekuatan asing," tegasnya.

Nuh juga mendesak pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat peran aktifnya dalam diplomasi internasional. "Indonesia harus menjadi suara yang lantang dalam memperjuangkan keadilan dan hak-hak rakyat Palestina di forum-forum global seperti amanat pada pembukaan Undang-undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 bahwa segala bentuk penjajahan harus dihentikan," pungkasnya. (adz)

Editor : Redaksi
#anggota dpd ri #KH Muhammad Nuh