MEDAN, SUMUTPOS.CO-Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, membenarkan jika hingga saat ini Kota Medan masih kekurangan tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan (guru). Untuk itu, Rico Waas menyebutkan bahwa tidak tertutup kemungkinan, kedepan Pemko Medan akan kembali membuka perekrutan untuk tenaga kesehatan dan pendidikan.
"Memang masih kurang (tenaga kesehatan dan pendidikan) ya, jadi bisa saja untuk penambahan (perekrutan) bila memang memungkinkan," ucap Rico Waas menjawab pertanyaan Sumut Pos usai mengikuti pelantikan CPNS Pemko Medan di halaman depan Balai Kota Medan, Rabu (23/4/2025) pagi.
Dikatakan Rico Waas, penambahan tenaga kesehatan dan pendidikan kemungkinan besar akan ditambah melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Nanti mungkin akan ditampung melalui perekrutan PPPK," ujar Rico Waas didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap.
Dijelaskan Rico, sebenarnya Pemko Medan berharap jumlah tenaga kesehatan di Kota Medan yang direkrut sebagai CPNS bisa lebih banyak dari yang dilantik pada Rabu (23/4). Akan tetapi, Pemko Medan berkomitmen untuk memaksimalkan jumlah tenaga kesehatan yang ada terlebih dahulu.
"Harapan kami tenaga kesehatan bisa lebih banyak sebenarnya, tapi yang ada ini akan kita maksimalkan," katanya.
Selain itu, Rico Waas mengaku tidak mau sembarangan dalam merekrut tenaga kesehatan di Kota Medan. Sebab, tenaga kesehatan yang direkrut harus benar-benar tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan dan jiwa pengabdian yang tinggi sebagai pelayan masyarakat.
"Saya rasa kita juga butuh yang secara spesialis untuk tenaga kesehatan, dari kekuatan-kekuatan tenaga medisnya yang lebih paham juga. Jadi tidak hanya sekadar penambahan, tapi benar-benar mengerti bagaimana mengatasi permasalahan kesehatan di Kota Medan. Sementara ini, untuk jumlah (tenaga kesehatan) yang masih minim, kita akan dorong agar kualitasnya bisa lebih baik," pungkasnya.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan