Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

AURA Indonesia Hadir Merangkul Orangtua Miliki Anak Istimewa

Johan Panjaitan • Senin, 12 Mei 2025 | 11:10 WIB
LAUNCHING: Aura Indonesia launching di Cannu Cafe Medan. FOTO: JULAIKA/SUMUT POS
LAUNCHING: Aura Indonesia launching di Cannu Cafe Medan. FOTO: JULAIKA/SUMUT POS

MEDAN–Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap autism dan memberikan dukungan bagi orangtua yang memiliki anak-anak dengan spektrum autism, maupun anak-anak autism itu sendiri, terbentuklah komunitas AURA Indonesia di Medan, yang dilaunching pada Sabtu (10/5/2025).

Komunitas tersebut diinisiasi oleh Revita Lubis selaku Presiden AURA dan Ika Purnama Dewi selaku Sekjen.

“Melalui keberadaan AURA, menjadi suatu harapan bagi kita semua untuk dapat memberikan manfaat bagaimana menyadarkan masyarakat untuk lebih memerhatikan anak-anak dengan spektrum autism ini. Karena pertumbuhan dan perkembangan anak-anak autism tidak hanya melalui keluarga, tidak hanya melalui terapi, tidak hanya melalui dokter, tapi juga harus dengan lingkungan yang saling support. Kami hadir untuk merangkul mereka dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama dengan kami memberikan perhatian kepada mereka,” ujar Revita Lubis yang juga dikenal luas sebagai Ketua FKMI dan Ketua Yayasan YPAC Medan, dalam launching yang digelar di Cannu Café Medan.

Dijelaskan Revita Lubis, AURA Indonesia adalah komunitas harapan, pemberdayaan, dan inklusi bagi individu dengan autism, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, merayakan keragaman dan menciptakan peluang bagi setiap individu untuk bersinar sebaik mungkin.

Sebelumnya, AURA telah dicetuskan pada tanggal 25 Agustus 2024 dalam autisme one day festival di Medan yang diprakarsai oleh Perpina Sumut dan Lions club.

Aura Indonesia memiliki visi dan misi yaitu untuk menciptakan Indonesia yang inklusif di mana setiap individu dengan autisme dihargai, diberdayakan dan dirayakan karena potensi unik mereka. Juga untuk meningkatkan pemahaman publik tentang autisme sebagai spektrum kekuatan dan perbedaan, bukan kecacatan yang harus diperbaik. Membangun jaringan yang kuat dan penuh kasih sayang bagi para penyandang autisme dan keluarga mereka di seluruh Indonesia.

AURA juga memiliki misi untuk memberikan pendidikan, pelatihan, dan kesempatan yang memungkinkan bagi individu autis untuk mencapai potensi penuh mereka. Serta memengaruhi kebijakan publik, sikap sosial, dan praktik masyarakat menuju penerimaan, inklusi, dan hak yang lebih besar bagi individu autis.

Komunitas ini mengusung logo transformatif berbentuk kupu-kupu yang bermakna dan melambangkan AURA sebagai rumah yang aman, suportif, dan menginspirasi bagi penderita autisme.

“AURA ingin merangkul potensi mereka yang tak terbatas dengan hati, kekuatan, dan martabat,”sambung Ika Purnama Dewi selaku Sekjen AURA yang turut hadir dalam launching komunitas tersebut.

Revita Lubis juga menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan menjadi agenda launching dari AURA Indonesia yaitu di tanggal 18 Mei 2025 mendatang, yang dimulai dengan kegiatan fun walk dimulai dari pukul 06.30 WIB di kawasan Lapangan Merdeka Medan.

"Lewat agenda kegiatan car free day yang dimulai dari Jalan Pulau Pinang Medan dengan dress code atasan wastra dan bawahan kain, kita jalan layaknya parade dengan membawa atribut-atribut kampanye terkait autism. Kemudian disusul pada pukul 10.00 WIB AURA hadir dalam Women Leader Festival 2025 yang akan menampilkan beberapa women leader seperti Dewi Motik, Purnama Dewi, Veve Safitri, Arita Aryanti dan Presiden dari AURA Indonesia sendiri yaitu Revita Lubis dan Sekjen AURA Indonesia Ika Purnama Dewi, serta Merry Khong," papar Revita.

Agenda selanjutnya adalah spiritual parents without children yang dikemas dalam talk show yang dimulai pada pukul 14.00 WIB, dan dan semua kegiatan setelah fun walk dilaksanakan di Atrium Manhattan Times Square.

Selain itu masih hadir beberapa kegiatan lain yang ditujukan untuk para orangtua dan anak, yang merupakan agenda perkenalan komunitas AURA Indonesia. (mag-2)

Editor : Johan Panjaitan
#aura #autism #indonesia