Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lima Bangunan di Medan Amplas Rusak Diterjang Angin Puting Beliung, Termasuk Gedung Universitas Al-Wasliyah

Johan Panjaitan • Jumat, 23 Mei 2025 | 21:50 WIB
TERBANG: Bagian atap bangunan Universitas Al Washliyah Kota Medan di Jalan Sisingamaraja, Medan Amplas terbang diterjang Angin Puting Beliung hingga ke badan jalan. foto: ISTIMEWA/SUMUT POS
TERBANG: Bagian atap bangunan Universitas Al Washliyah Kota Medan di Jalan Sisingamaraja, Medan Amplas terbang diterjang Angin Puting Beliung hingga ke badan jalan. foto: ISTIMEWA/SUMUT POS


MEDAN, sumutpos.Jawapos.com-Sebanyak lima bangunan, salah satunya Gedung Universitas Al-Wasliyah rusak parah akibat diterjang angin puting beliung saat hujan deras di Kota Medan sekitarnya, Jumat (23/5/2025) sore.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari kepada Sumut Pos mengatakan, adapun kelima bangunan yang rusak akibat diterjang Angin Puting Beliung tersebut terdapat di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Kelimanya terdiri dari empat buah bangunan rumah, dan satu gedung kampus (universitas).

 

"Total ada lima bangunan yang rusak karena Angin Puting Beliung yang terjadi sore tadi. Empat rumah, satu gedung kampus. Kelima bangunan yang rusak itu ada di Kecamatan Medan Amplas," ucap Yunita Sari kepada Sumut Pos, Jumat (23/5/2025) malam.

Dikatakan Yunita, dua buah rumah yang rusak terdapat di Jalan Saudara, Lingkungan 7, Kelurahan Timbang Deli. Kemudian, satu buah rumah terdapat di Jalan Saudara Lingkungan 4, Kelurahan Timbang Deli, Medan Amplas.

"Untuk dua buah rumah yang rusak di Jalan Saudara Lingkungan 7, kejadiannya terjadi sekitar Pukul 16.00 WIB. Objek kerusakannya terdapat pada atap seng yang terangkat pada bagian atas kamar tidur. Kedua rumah tersebut semi permanen dan tadi sudah langsung diperbaiki," ujarnya.

Sementara, sambung Yunita, untuk satu buah rumah yang rusak di Jalan Saudara Lingkungan 4 juga terjadi sekitar Pukul 16.00 WIB. Posisi dua buah rumah yang terletak di Lingkungan 7 tersebut juga tidak jauh dari rumah yang terletak di Lingkungan 4 tersebut.

"Sama seperti yang di Lingkungan 7, rumah di Lingkungan 4 ini juga rusak bagian atap sengnya, tepatnya dibagian atas kamar tidur. Selain itu, bagian teras berukuran 4m x 6m juga ikut rusak. Secara persentase, kerusakan satu rumah di Jalan Sudara Lingkungan 4 ini lebih berat dari kerusakan dua rumah yang ada di Jalan Sudara Lingkungan 7," katanya.

Sementara, untuk rumah rusak keempat karena Angin Puting Beliung terdapat di Jalan Rawa Gg Rawa Lingkungan 6, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas. Peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 16.30 WIB.

"Di Jalan Rawa Lingkungan 6, Timbang Deli ini, objek yang rusak itu 1 unit rumah permanen di bagian dapur dan ruang tamu. Persentase kerusakannya cukup berat, yakni mencapai 50 persen. Akibat Angin Puting Beliung tersebut, sebanyak 25 lembar seng terlepas dan hingga kini belum diperbaiki," katanya.

Terakhir, bangunan rusak yang kelima terdapat di Jalan Sisingamaraja Km.55,5 Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan. Bangunan yang dimaksud bukan merupakan rumah tempat tinggal, melainkan bangunan Universitas Al Washliyah.

"Ini yang viral di medsos, karena atap bagian gedung Universitas Al Washliyah itu terbang terbawa angin sampai ke jalan. Objek kerusakannya pada bagian ruang kelas Mahasiswa di lantai 3. Kerusakannya mencapai 50 persen, dan kondisinya saat ini belum diperbaiki," pungkasnya.

Diungkapkan Yunita, jumlah rumah rusak akibat Angin Puting Beliung tersebut masih akan terus bertambah. Mengingat hingga saat ini, Pemko Medan melalui perangkat di Kecamatan dan Kelurahan masih terus melakukan pendataan.(map/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Universitas Al Washliyah #angin puting beliung