MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat suara soal banyaknya pedagang angkringan di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan yang memberikan 'setoran'. Rico Waas mengaku, pihaknya sedang mencari tahu kemana para pedagang tersebut menyetor tiap bulannya.
Untuk itu, dalam waktu dekat, Rico Waas mengaku akan segera mengumpulkan seluruh pedagang angkringan yang biasa berjualan di sepanjang Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah.
Rico Waas menegaskan, saat ini dirinya sudah memerintahkan Camat untuk segera melakukan pendataan terhadap semua pedagang.
“Sudah saya minta Camat untuk mendata. Kita ingin tahu kemana setoran itu diberikan setiap bulannya,” ucap Rico, Sabtu (5/7/2025).
Rico Waas mengatakan, dirinya ingin mengumpulkan para pedagang angkringan untuk berdialog guna mencari solusinya.
“Intinya saya ingin berdiskusi dengan para pedagang di sana, solusi terbaiknya apa. Sebab aktivitas berdagang mereka itu kan harus ditata. Disana ada pemakaian listrik dan lainnya. Misalnya terjadi hal yang tidak diinginkan, nanti siapa yang bertanggungjawab? Makanya ingin saya kumpulkan biar semuanya jelas,” ujarnya.
Jika nanti sudah ditata, sambung Rico, para pedagang angkringan tentu akan bisa tenang berjualan tanpa takut gangguan dari pihak manapun.
“UMKM pasti kita dukung dan memang menjadi salah satu sektor yang harus dibantu untuk perputaran ekonomi lebih baik lagi di Kota Medan. Makanya kita tata dulu nanti, sehingga semuanya jelas dan tidak menguntungkan orang lain,” tutupnya.
Seperti diketahui, jumlah pedagang angkringan yang mengular di kawasan tersebut bisa mencapai 300 lebih. Dari wawancara Mistar terhadap salah satu pedagang minuman, mereka dikutip 500 setiap bulannya sebagai uang lapak. Jumlah yang sama juga disetorkan mereka setiap bulannya sebagai uang gudang kepada oknum.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan