MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Sejumlah mahasiswa di Kota Medan yang tergabung dalam Lembaga Aspirasi Rakyat Anti Korupsi (LARAS) menggelar aksi unjukrasa di depan kantor DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Kota Medan, Senin (1/9/2025).
Pada aksi tersebut, LARAS mengingatkan Wali Kota Medan, Rico Waas untuk tidak menempatkan ‘orang dekat’ nya dalam jabatan Eselon II yang saat ini sedang dilelang.
Pasalnya, LARAS menilai proses lelang jabatan Inspektur yang berlangsung saat ini tidak objektif, tidak transparan, dan terkesan ada kepentingan pribadi serta intervensi politik.
“Kami minta seluruh calon pejabat, khususnya Inspektorat Kota Medan benar-benar memenuhi syarat pengalaman minimal 5 tahun di bidangnya sesuai PP No 11 tahun 2017,” teriak Kordinator Aksi, Fitrajalil Alfalah, dalam aksi di depan gedung DPRD Kota Medan, Senin (1/9/2025).
Ketua Umum LARAS ini menilai, proses lelang yang berlangsung saat ini tidak sesuai aturan.
“Kami mendesak Panitia Seleksi (Pansel) segera mendiskualifikasi peserta yang terbukti tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan. Wali Kota jangan meloloskan calon berdasarkan kepentingan politik dan faktor kedekatan,” tegasnya.
Dikatakannya, jabatan Inspektur merupakan representasi ASN Pemko Medan. Oleh karena itu, jabatan tersebut harus diisi sosok yang berintegritas, kompeten, memiliki rekam jejak yang bersih, dan berpengaruh langsung pada pengawasan tata kelola pemerintahan.
“Buka akses informasi seleksi secara transparan untuk diawasi bersama. Jika ini dilakukan tidak objektif, maka akan menurunkan kepercayaan publik dan membuat gejolak sosial di Kota Medan,” pungkasnya.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan