MEDAN, Sumutpos.jawapos.com- Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah memproses pencairan dana tali asih bagi para atlet asal Kota Medan yang meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Namun, pencairan tersebut masih menunggu kelengkapan data dari sejumlah atlet.
Kadispora Kota Medan, T. Chairuniza, mengaku tengah berupaya untuk segera mencairkan pembayaran tali asih kepada seluruh atlet asal Kota Medan yang berhasil meraih medali pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 lalu.
Kadispora Kota Medan yang akrab disapa Yudi itu mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan KONI Medan terkait proses pemberkasan dengan mengumpulkan data-data para atlet.
"Ini lagi proses pemberkasan. Untuk data-data atlet yang dibutuhkan, kita tengah berkoordinasi dengan KONI Medan," ucap Yudi kepada Sumut Pos, (26/9/2025).
Dikatakan Yudi, dari total 200 lebih atlet yang akan mendapatkan tali asih dari Pemko Medan, masih ada sekitar lebih 70 atlet yang belum melampirkan nomor rekening kepada Dispora Kota Medan.
"Pencairan tali asih ini kan melalui sistem transfer ke rekening masing-masing atlet, tapi masih ada sekitar 70 orang lebih yang belum memberikan nomor rekeningnya kepada kita, inilah yang sedang kita minta ke KONI. Sementara kalau pencairan ini kan sifatnya sekaligus," ujarnya.
Dikatakan Yudi, setelah nantinya seluruh berkas para atlet telah rampung dan diterima oleh Dispora Kota Medan, maka Dispora Kota Medan akan segera melakukan pengajuan pembayaran dana tali asih tersebut kepada Pemko Medan.
"Kalau pemberkasannya sudah selesai, akan langsung kita ajukan pembayarannya. Kita minta supaya bulan ini juga selesai semua proses pemberkasannya, jadi paling lama pengajuan pembayarannya bisa kita sampaikan di awal Oktober," katanya.
Dijelaskan Yudi, Pemko Medan telah berkomitmen untuk membayarkan dana tali asih tersebut kepada para atlet peraih medali PON 2024 pada triwulan keempat Tahun 2025.
"Rencananya tali asih tersebut akan kita bayarkan saat pelaksanaan Porkot (Pekan Olahraga Kota) Medan nanti. Jadi ini prosesnya memang kita kejar, supaya nanti saat Porkot dana tali asih tersebut sudah dibayarkan," jelasnya.
Terkait besaran nilai tali asih yang akan dibayarkan, Yudi mengaku tidak mengingatnya secara pasti.
"Untuk nilainya saya nggak ingat pasti. Yang jelas, nantinya setiap peraih medali akan mendapatkan dana tali asih. Tentunya besarannya berbeda-beda, sesuai dengan medali apa yang diraih," ungkapnya.
Akan tetapi saat dijelaskan bahwa pada PON 2021 lalu para atlet Kota Medan peraih medali emas mendapatkan dana tali asih sebesar Rp50 juta/medali emas, Yudi mengatakan bahwa kemungkinan besar para atlet Kota Medan peraih medali emas juga akan mendapatkan tali asih yang tidak jauh dari nilai tersebut.
"Kalau nilainya saya fikir stabil itu. Tapi yang jelas saya nggak ingat berapa nilainya," pungkasnya.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan