Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Korban Bencana Alam Sumatera Utara Bertambah: 319 Meninggal, 121 Masih Hilang

Johan Panjaitan • Minggu, 7 Desember 2025 | 15:40 WIB

 

PENCARIAN: Tim BPDB Sumut, Polri, TNI dan masyarakat melakukan pencarian warga yang korban bencana longsor dan banjir. (ISTIMEWA/SUMUT POS).
PENCARIAN: Tim BPDB Sumut, Polri, TNI dan masyarakat melakukan pencarian warga yang korban bencana longsor dan banjir. (ISTIMEWA/SUMUT POS).



MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Jumlah korban akibat rangkaian bencana alam yang melanda Sumatera Utara terus bertambah. Berdasarkan laporan terbaru BPBD Sumut per Minggu (7/12/2025) pukul 08.00 WIB, tercatat 319 orang meninggal dunia dan 121 orang masih dilaporkan hilang akibat tanah longsor, banjir, dan banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, melalui Pusdalops menyampaikan bahwa 647 orang mengalami luka-luka, sementara bencana ini telah berdampak pada 420.628 kepala keluarga, atau sekitar 1.578.006 jiwa. Hingga kini, 36.606 jiwa masih mengungsi ke pos-pos pengungsian yang dibuka pemerintah daerah serta relawan.

Bencana ini melanda kawasan luas, mencakup:

Tapanuli Utara

Tapanuli Tengah

Tapanuli Selatan

Kota Sibolga

Humbang Hasundutan

Pakpak Bharat

Kota Medan

Langkat

Deli Serdang

Serdang Bedagai

Batubara

Nias Selatan

Beberapa daerah mencatatkan dampak paling serius:

Tapanuli Tengah

- 91 meninggal

- 74 hilang

- 521 luka-luka

Tapanuli Selatan

- 85 meninggal

- 31 hilang

- 69 luka-luka

Tapanuli Utara

- 36 meninggal

- 11 hilang

- 3 luka-luka

Kota Sibolga

- 53 meninggal

- 5 hilang

- 45 luka-luka

Kota Medan

- 12 meninggal akibat banjir besar

Wilayah lain

Humbahas

- 9 meninggal

Langkat

- 11 meninggal

Deli Serdang

- 17 meninggal

Nias Selatan

- 1 meninggal

Pencarian dan Distribusi Bantuan Terus Digenjot

Tim gabungan BPBD Sumut, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan dari berbagai komunitas masih berjibaku di lapangan. Operasi dilakukan untuk: mencari korban hilang, mengevakuasi warga terdampak, menyalurkan bantuan logistik ke wilayah-wilayah yang masih terisolasi.

Situasi di beberapa titik dilaporkan cukup sulit karena akses jalan terputus dan cuaca tidak menentu. Pemerintah provinsi menegaskan bahwa seluruh sumber daya telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan darurat dan memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.(san/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bpbd sumut #korban banjir #pencarian #longsor #sumatera utara #bencana alam