Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

BRIDA Kota Medan Dorong Inovasi Nyata, Final Lomba Invensi & Pengabdian Masyarakat Digelar

Johan Panjaitan • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:35 WIB

Suasana Final Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Karya Nyata Semua Untuk Medan”, Selasa (10/2/2026). (ISTIMEWA/SUMUT POS)
Suasana Final Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Karya Nyata Semua Untuk Medan”, Selasa (10/2/2026). (ISTIMEWA/SUMUT POS)

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan kembali menegaskan komitmennya mendorong kreativitas dan kepedulian masyarakat melalui Final Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Karya Nyata Semua Untuk Medan”, Selasa (10/2/2026), di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan.

Kepala BRIDA Kota Medan, Benny Iskandar ST MT, dalam sambutan sekaligus laporannya menjelaskan bahwa kegiatan lomba ini merupakan bagian dari Kompetisi Semua Untuk Medan Seri #2. Sebelumnya di Kompetisi Semua Untuk Medan Seri #1, BRIDA Kota Medan telah sukses menggelar Loma Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

"Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat ini merupakan wujud apresiasi Pemko Medan atas dedikasi nyata yang telah terlaksana di tengah masyarakat," ucap Benny Iskandar dihadapan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Medan bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Mansursyah.

Dijelaskan Benny, perlombaan tersebut terdiri dari dua kategori, yakni Lomba Invensi dan Lomba Pengabdian Masyarakat. Pendaftaran perlombaan ini telah diumumkan di awal Tahun 2026 dengan total jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 102 peserta, baik perorangan maupun kelompok.

Di hari Final Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat tersebut, sebanyak 25 peserta diberikan kesempatan untuk melakukan presentasi, terdiri dari 15 peserta Lomba Invensi dan 10 peserta Lomba Pengabdian Masyarakat.

"Total jumlah peserta yang mendaftar baik kelompok maupun perorangan sebanyak 578 orang. Hasilnya, terdapat sebanyak 80 peserta yang lolos administrasi, baik dari Lomba Invensi maupun Pengabdian Masyarakat. Karena banyaknya karya yang berkualitas, maka hari ini kami memberikan kesempatan bagi 15 Finalis Lomba Invensi dan 10 Finalis Lomba Pengabdian Masyarakat," jelasnya.

Menurut Benny, tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti Lomba Invensi maupun Pengabdian Masyarakat merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kota Medan dalam pembangunan kota.

"Memperebutkan piala Wali Kota merupakan sebuah kehormatan, namun kebermanfaatan karya-karya kita, baik invensi maupun pengabdian masyarakat adalah hal yang lebih utama dan mulia," tuturnya.

Benny mengatakan, pengumuman juara dan penyerahan hadiah bagi pemenang Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat direncanakan akan dilakukan pada Kamis, 12 Februari 2026 mendatang di gedung TP PKK Kota Medan.

"InsyaAllah, penyerahan hadiah tersebut akan dilakukan langsung oleh Bapak Wali Kota Medan," tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan diwakili Staf Ahli Wali Kota Medan bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Mansursyah mengucapkan selamat atas Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat yang digelar BRIDA.

"Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam pembangunan kota dengan ikut langsung dalam menangani masalah yang dihadapi masyarakat. Melalui lomba ini. saya mengajak seluruh peserta untuk terus berani berfikir solutif," katanya.

Diharapkan, inovasi yang dibuat dapat menjawab seluruh tantangan nyata dan menjawab berbagai persoalan yang ada. "Sekali lagi, kehadiran masyarakat dalam Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat ini merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat untuk Kota Medan," tuturnya.

Terakhir, Wali Kota Medan berharap agar kegiatan lomba tersebut dapat melahirkan invensi yang berkelanjutan dan program pengabdian yang terus bertumbuh.

"Semoga setiap gagasan dan karya yang dihasilkan menjadi amal kebaikan bagi kota dan masyarakat. Mari kita doakan agar seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik untuk seluruh masyarakat Kota Medan," pungkasnya.

Seperti diketahui, terdapat 10 juri yang bertugas di kedua lomba tersebut yang terdiri dari 5 juri Lomba Invensi dan 5 juri Pengabdian Masyarakat. Berikutnya, BRIDA Kota Medan juga berencana untuk menggelar Kompetisi Semua Untuk Medan Seri #1 dengan menggelar Lomba Coding.
(map/han)

Editor : Johan Panjaitan
#BRIDA #kreativitas #kota medan