MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Momentum peringatan Nuzul Quran 1447 Hijriah dimanfaatkan pemerintah kelurahan untuk menguatkan kebersamaan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Lurah Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Gandi Gusri menghadiri peringatan Nuzul Quran yang digelar di Masjid Al-Muhajirin, Jalan Pancing I, Lingkungan IV, Selasa (10/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gandi menyampaikan pesan dari Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Menurutnya, stabilitas keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga.
Baca Juga: Pemko Binjai Pastikan Stok Bahan Pokok Aman, Harga Relatif Stabil Jelang Lebaran
“Melalui momentum Ramadan ini, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Kelurahan Besar hingga Hari Raya Idul Fitri nanti,” ujar Gandi.
Ia menegaskan salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (pos kamling) serta menyusun jadwal ronda malam secara bergilir.
Keberadaan pos kamling, lanjutnya, memiliki peran penting sebagai benteng awal dalam mencegah berbagai tindak kriminalitas di lingkungan permukiman, seperti pencurian maupun aksi kejahatan jalanan.
“Pos kamling harus diaktifkan. Dengan ronda malam, kita bisa mengantisipasi berbagai tindakan kriminal seperti pencurian maupun begal,” katanya.
Gandi juga mengimbau warga yang berencana mudik Lebaran agar melapor kepada kepala lingkungan maupun petugas ronda. Hal itu bertujuan agar rumah yang ditinggalkan tetap dapat dipantau oleh petugas pos kamling selama pemiliknya berada di luar kota.
Dengan sistem pengawasan lingkungan tersebut, warga yang mudik diharapkan dapat menjalani perjalanan pulang kampung dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap keamanan rumah mereka.
Selain itu, Gandi turut mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari. Ia berharap orang tua dapat mencegah anak-anak terlibat dalam aktivitas negatif seperti geng motor atau tawuran.
“Saya yakin warga bisa bersama-sama mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar hingga larut malam atau terlibat dalam kegiatan yang merugikan,” ujarnya.
Peringatan Nuzul Quran tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, dilanjutkan sambutan dari pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), sambutan Lurah Kelurahan Besar, ceramah agama oleh ustaz, serta ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Medan Labuhan.
Kegiatan keagamaan ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah kelurahan dan warga di Medan.(omi)
Editor : Johan Panjaitan