MEDAN, Sumutpos.jawapos.com- PT Murni Sadar Tbk memaparkan kinerja keuangan dan strategi pengembangan bisnis dalam Public Expose (Paparan Publik) di Auditorium Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) Medan, Jumat (12/6/2026).
Perseroan menegaskan komitmennya mempercepat transformasi layanan kesehatan melalui pengembangan teknologi stem cell, robotic surgery, artificial intelligence (AI), serta ekspansi jaringan rumah sakit.
Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk, Tjhin Ten Chun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait capaian operasional dan keuangan perusahaan sepanjang tahun buku 2025, sekaligus memaparkan arah pengembangan bisnis ke depan.
Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Dr dr Mutiara, MHA, MKT, dalam paparannya menyampaikan tentang perkembangan teknologi kesehatan global membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menghadirkan layanan medis yang lebih presisi, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien.
"Kami percaya masa depan layanan kesehatan tidak hanya bertumpu pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan, regenerasi, dan pemanfaatan artifisial intelegensi. Karena itu, PT Murni Sadar Tbk terus berinvestasi pada regenerative medicine, stem cell, robotic surgery, artificial intelligence, serta teknologi medis terkini untuk menghadirkan layanan kesehatan internasional bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Baca Juga: Jennifer Coppen dan Justin Hubner Sah Jadi Suami Isteri
Menurutnya, salah satu fokus utama perseroan adalah pengembangan Regenerative Medicine Center, termasuk pemanfaatan teknologi stem cell yang memiliki potensi besar dalam penanganan penyakit degeneratif, ortopedi, neurologi, rehabilitasi medis, hingga berbagai kondisi yang membutuhkan terapi regeneratif.
"Regenerative medicine merupakan lompatan besar dalam dunia kedokteran modern. Kami ingin menghadirkan ekosistem layanan yang mengintegrasikan penelitian, teknologi, dan kompetensi medis sehingga pasien Indonesia dapat memperoleh akses terhadap terapi-terapi inovatif tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri," katanya.
Selain itu, Murni Teguh Hospitals juga terus memperkuat layanan robotic surgery yang menawarkan tingkat presisi lebih tinggi, tindakan minimal invasif, risiko komplikasi lebih rendah, serta masa pemulihan pasien yang lebih cepat.
Dr Mutiara menilai kehadiran teknologi robotik menjadi salah satu upaya mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri.
"Kami ingin selangkah lebih maju dan lebih cepat. Banyak masyarakat memilih berobat ke luar negeri karena adanya layanan robotic surgery. Kini layanan tersebut sudah tersedia di rumah sakit kami, sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri," ujarnya.
Baca Juga: Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Di bidang digitalisasi kesehatan, perseroan juga mengimplementasikan berbagai solusi berbasis AI untuk mendukung proses diagnostik, analisis data medis, radiologi, manajemen operasional rumah sakit, hingga peningkatan pengalaman pasien.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa AI berfungsi sebagai alat bantu bagi tenaga medis dan tidak akan menggantikan peran dokter. "AI membantu dokter bekerja lebih presisi, tetapi AI tidak dapat menggantikan dokter. Keputusan medis tetap berada di tangan dokter," tegasnya.
Jaringan Rumah Sakit Bertambah
Sedangkan Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk, dr Jong Khai, MARS, mengungkapkan, sepanjang 2025 perseroan mencatat pertumbuhan operasional yang positif. Jumlah jaringan rumah sakit meningkat dari 10 menjadi 11 unit.
Selain itu, perusahaan juga berhasil meningkatkan efisiensi operasional melalui penghematan energi. Sepanjang tahun 2025, perseroan mencatat penghematan lebih dari 7 juta kWh listrik dan sekitar 70 ribu liter bahan bakar minyak (BBM).
"Efisiensi operasional terus kami lakukan, termasuk melalui penggunaan kendaraan listrik dan lampu hemat energi untuk mendukung pengurangan emisi karbon," katanya.
Dalam bidang tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), realisasi anggaran mencapai Rp770 juta pada 2025 yang difokuskan untuk berbagai program bantuan sosial. Sebelumnya, anggaran CSR tercatat sebesar Rp1 miliar pada 2024 dan Rp450 juta pada 2023.
Pendapatan Tumbuh 27,2 Persen
Direktur Keuangan PT Murni Sadar Tbk, Clement Zichri Ang, MSc, menyampaikan, di tengah dinamika industri kesehatan dan tantangan ekonomi global, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025.
Perseroan mencatat Pendapatan neto sebesar Rp1,36 triliun; EBITDA sebesar Rp295,84 miliar; Laba usaha sebesar Rp126,37 miliar; dan Laba bersih sebesar Rp43,1 miliar.
"Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan pendapatan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan layanan kesehatan di seluruh jaringan rumah sakit," ujarnya.
Dari sisi neraca keuangan, total aset perusahaan pada 2025 mencapai Rp2,65 triliun, meningkat dibandingkan Rp2,38 triliun pada 2024 dan Rp1,86 triliun pada 2023.
Total liabilitas tercatat sebesar Rp1,13 triliun, naik dari Rp956,53 miliar pada 2024. Sementara total ekuitas meningkat menjadi Rp1,52 triliun dari Rp1,42 triliun pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Imigrasi Medan Menyisir Penginapan untuk Memantau WNA
Menurut Clement, pendapatan neto perseroan tumbuh sekitar 27,2 persen, dari Rp1,07 triliun pada 2024 menjadi Rp1,36 triliun pada 2025. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan jumlah pasien, bertambahnya kapasitas layanan, serta optimalisasi operasional di seluruh jaringan rumah sakit.
Ia menilai berbagai investasi yang dilakukan perusahaan mulai menunjukkan hasil positif dan menjadi fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
Fokus Pengembangan Teknologi Kesehatan Masa Depan
Direktur Research and Development PT Murni Sadar Tbk, Dr Sharon H. Angel, MRES, MPM, MARS, menjelaskan, perseroan telah menetapkan sejumlah strategi utama untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Strategi tersebut meliputi ekspansi rumah sakit baru di berbagai lokasi strategis, peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi, penambahan alat kesehatan modern, pengembangan kapasitas layanan, penguatan sumber daya manusia, serta transformasi teknologi informasi.
Sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan, PT Murni Sadar Tbk juga akan fokus mengembangkan sejumlah layanan medis unggulan berbasis teknologi modern, antara lain Cyclotron; Smart Hospital; Proton Beam Therapy; Precision Medicine berbasis genomik; Transplantasi organ; dan Cellular Therapy (Stem Cell).
Menurut Sharon, pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk menghadirkan layanan kesehatan modern, presisi, dan berstandar internasional.
"Selain meningkatkan kualitas pelayanan medis, strategi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan dan menjadikan Murni Teguh Hospitals Network sebagai salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia," ujarnya.
Perseroan optimistis bahwa pengembangan teknologi medis dan inovasi layanan kesehatan akan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan di masa mendatang. (ila)