Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ijeck Desak Jalur Kereta Medan–Aceh Dipercepat, Minta Trans-Sumatera Jangan Berhenti di Kota Pinang

Johan Panjaitan • Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB
Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah. (Dok/Sumut Pos)
Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah. (Dok/Sumut Pos)

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos,com– Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, mendesak pemerintah mempercepat penyelesaian pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Medan hingga Aceh sebagai bagian dari jaringan Kereta Api Trans-Sumatera. Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya menjadi infrastruktur transportasi, tetapi juga kunci penguatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Desakan itu disampaikan Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam forum tersebut, Ijeck meminta pemerintah memperkuat alokasi anggaran sektor perkeretaapian dan mengarahkannya pada pembangunan jaringan rel yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Ombudsman Akan Periksa Apabila Ditemukan Dugaan Maladministrasi Terkait Kelangkaan BBM di SPBU

Menurutnya, kereta api merupakan moda transportasi massal yang paling efektif, efisien, aman, ramah lingkungan, serta memiliki ketepatan waktu yang sulit ditandingi moda transportasi lain.

"Di negara-negara maju, kereta api menjadi moda transportasi yang sangat diunggulkan. Bahkan jaringan relnya jauh lebih berkembang dibandingkan jalur kendaraan. Singapura misalnya, terus meningkatkan layanan kereta api sebagai angkutan massal sehingga penggunaan kendaraan pribadi berkurang, kemacetan dapat ditekan, dan polusi ikut menurun," ujar Ijeck.

Politikus Partai Golkar itu juga menyoroti kondisi jaringan rel di Sumatera Utara yang dinilainya justru mengalami kemunduran dibandingkan masa lalu. Padahal, sejak era kolonial Belanda, wilayah Sumatera Utara hingga Aceh telah memiliki jaringan rel yang cukup luas.

Ia mempertanyakan lambannya pengembangan jalur kereta Medan–Aceh Tamiang yang secara historis pernah beroperasi dan sebagian infrastrukturnya masih tersedia hingga kini.

"Jalur kereta Medan–Aceh Tamiang itu sudah ada sejak zaman Belanda. Bahkan sekarang jalurnya bisa dibilang masih bisa digunakan sampai Aceh Tamiang karena relnya masih ada. Yang menjadi pertanyaan, kenapa tidak dilanjutkan pembangunannya? Begitu juga jalur menuju Pangkalan Susu di Kabupaten Langkat, kenapa sampai sekarang belum dioperasikan?" katanya.

Baca Juga: Bobby Nasution Minta Pengemudi Pengganti dari TNI dan Polisi untuk Truk BBM

Selain mendorong percepatan pembangunan jalur menuju Aceh, Ijeck juga meminta pemerintah mengoptimalkan konektivitas menuju kawasan-kawasan ekonomi strategis di Sumatera Utara.

Ia mencontohkan Pelabuhan Kuala Tanjung yang saat ini telah terhubung dengan jalur kereta api, namun pemanfaatannya masih didominasi angkutan logistik. Menurutnya, layanan kereta penumpang menuju kawasan pelabuhan juga perlu segera diwujudkan guna mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi.

"Di Sumatera Utara ada Pelabuhan Kuala Tanjung dan Pelabuhan Belawan. Saat ini pemanfaatannya masih sebatas angkutan barang. Kami berharap angkutan penumpang juga segera dihadirkan agar aktivitas ekonomi di kawasan tersebut semakin berkembang," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ijeck turut mengapresiasi rencana pembangunan jalur kereta hingga Kota Pinang. Namun, ia mengingatkan agar proyek tersebut tidak berhenti di wilayah Labuhanbatu Selatan.

Menurutnya, jalur tersebut harus diteruskan hingga Provinsi Riau sehingga cita-cita menghadirkan konektivitas lintas provinsi melalui jaringan Kereta Api Trans-Sumatera benar-benar dapat terwujud.

"Dalam paparan anggaran tadi saya melihat jalur direncanakan sampai Kota Pinang. Itu tentu langkah yang baik. Tetapi jangan berhenti di sana. Kalau bisa diteruskan sampai Riau agar konektivitas ekonomi antarprovinsi di Pulau Sumatera semakin terbuka dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tutup Ijeck.(rel/han)

Editor : Johan Panjaitan
#medan-aceh #jalur kereta #trans-sumatera #kotapinang #ijeck