Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Distribusi BBM Belum Pulih, Antrean Masih Terjadi di Sejumlah SPBU Medan Meski Pemprov Libatkan TNI-Polri

Juli Rambe • Rabu, 15 Juli 2026 | 14:59 WIB
SPBU : Sejumlah SPBU di Kota Medan masih dipadati antrian panjang untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak, Rabu (15/7/2026). (Dok: Ihsan Syahreza/Sumut Pos)
SPBU : Sejumlah SPBU di Kota Medan masih dipadati antrian panjang untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak, Rabu (15/7/2026). (Dok: Ihsan Syahreza/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama Pertamina serta unsur TNI-Polri untuk mempercepat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke sejumlah SPBU di Sumatera Utara belum sepenuhnya membuahkan hasil. 

Hingga Rabu (15/7/2026), antrean kendaraan masih terlihat di berbagai SPBU di Kota Medan akibat pasokan BBM yang belum kembali normal.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga serta jajaran TNI-Polri guna membantu proses distribusi BBM. 

Baca Juga: PUD Pasar Medan Bantah Naikkan Harga Sewa Kios di Pusat Pasar

Langkah tersebut diambil menyusul terganggunya distribusi akibat keterbatasan pengemudi truk tangki yang mengantarkan BBM dari depot menuju SPBU.

Meski sejumlah truk tangki telah mulai bergerak mendistribusikan BBM ke berbagai SPBU, kondisi di lapangan menunjukkan masyarakat masih harus mengantre untuk mendapatkan bahan bakar.

Berdasarkan pantauan Sumut Pos, antrean masih terjadi di sejumlah SPBU di Kota Medan dengan karakteristik kendaraan yang berbeda-beda.

Di SPBU Jalan Karya, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, antrean didominasi kendaraan roda dua. Pengendara sepeda motor tampak mengular sejak pagi hari untuk menunggu giliran mengisi BBM.

Sementara itu, di SPBU Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, antrean lebih banyak diisi kendaraan roda empat. Mobil pribadi, angkutan kota (angkot), hingga truk ringan tampak memenuhi area SPBU dan sebagian kendaraan harus mengantre hingga ke badan jalan.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun. Di lokasi ini, antrean didominasi mobil pribadi yang menunggu pasokan BBM tersedia.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa proses normalisasi distribusi BBM masih berlangsung dan belum sepenuhnya mampu mengatasi tingginya kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Sumatera Utara, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar distribusi BBM dapat dipercepat.

Menurut Dedi, armada truk tangki yang saat ini diperkuat personel gabungan TNI-Polri terus dioptimalkan agar pengiriman BBM ke setiap SPBU dapat segera diselesaikan.

"Kami sudah berupaya agar truk-truk yang dibantu oleh gabungan TNI-Polri dapat segera menyelesaikan pengantaran BBM ke SPBU secepat mungkin. Semoga situasi bisa segera berangsur normal. Kami tetap memonitor proses distribusi yang sedang berlangsung," ujar Dedi.

Ia berharap distribusi yang terus berjalan dapat mempercepat pemenuhan pasokan di seluruh SPBU sehingga antrean masyarakat dapat segera berkurang.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pertamina juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan untuk memastikan distribusi BBM berlangsung lancar hingga seluruh SPBU kembali mendapatkan pasokan sesuai kebutuhan.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pemerintah optimistis kondisi akan berangsur membaik seiring bertambahnya distribusi BBM ke berbagai SPBU di Kota Medan maupun daerah lainnya di Sumatera Utara.(san/ram)

Editor : Juli Rambe
bbm langka di Sumut spbu di medan antre pertamina sumbangut