Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Komisi XII DPR Minta Pertamina Percepat Distribusi BBM ke SPBU di Sumut, Diprediksi Normal Jumat Malam

Johan Panjaitan • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:05 WIB
Sidak SPBU di Jalan Kapten Sumarsono, Rabu (15/7/2026). (Dok Tim Anggota Komisi XII DPR RI Ade Jona Prasetyo)
Sidak SPBU di Jalan Kapten Sumarsono, Rabu (15/7/2026). (Dok Tim Anggota Komisi XII DPR RI Ade Jona Prasetyo)

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com - Komisi XII DPR RI meminta Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mempercepat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah SPBU di Sumatera Utara guna mengurangi antrean panjang kendaraan yang masih terjadi di berbagai lokasi.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI, Ade Jona Prasetyo, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Jalan Kapten Sumarsono, Kota Medan, Rabu (15/7/2026). 

Sidak turut dihadiri Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap.

Ade Jona memastikan stok BBM di Sumatera Utara dalam kondisi aman. Namun, ia meminta Pertamina bersama BPH Migas mempercepat distribusi agar pasokan di SPBU segera kembali normal.

Baca Juga: Sidak SPBU di Langkat, Plt Bupati Tiorita Soroti Keterlambatan Distribusi BBM dan Antrean Panjang

"Kami memastikan stok BBM untuk Sumatera Utara masih mencukupi. Dalam waktu secepat-cepatnya kami meminta Pertamina dan BPH Migas agar mempercepat pendistribusian," kata Ade Jona.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Pertamina, sebanyak 161 armada mobil tangki telah disiagakan, termasuk tambahan armada dari luar daerah, untuk mempercepat distribusi BBM ke berbagai wilayah di Sumatera Utara.

"Total ada 161 armada yang ditambahkan dari daerah lain agar distribusi ke wilayah-wilayah yang membutuhkan bisa berlangsung lebih cepat. Perkembangannya juga akan terus dilaporkan oleh pihak terkait," ujarnya.

Ade Jona menegaskan Komisi XII DPR RI akan terus memantau proses distribusi BBM di Sumatera Utara. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

"Kami meminta masyarakat Sumatera Utara yang terdampak tetap tenang dan tidak panik karena berdasarkan penjelasan Pertamina, stok BBM dalam kondisi aman," ucapnya.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengatakan percepatan distribusi BBM turut mendapat dukungan personel dari TNI dan Polri, termasuk bantuan pengemudi mobil tangki.

"Ada transisi pengemudi, namun kami mendapat dukungan sopir dari pihak luar untuk membantu percepatan distribusi. Kami juga mendapat dukungan dari TNI dan Polri," kata Sunardi.

Baca Juga: Ruko Bekas Toko Buku Salemba di Tebing Tinggi Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Unsur Kesengajaan

Selain itu, Pertamina telah berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk membantu mengurai antrean di SPBU melalui penempatan personel di lapangan.

"Setelah rapat dengan Polda, personel juga diterjunkan untuk membantu mengatur antrean di SPBU. Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal," jelasnya.

Sunardi menambahkan, Pertamina mengoperasikan Fuel Terminal Medan Group di Kecamatan Medan Labuhan selama 24 jam guna mempercepat penyaluran BBM. Dengan upaya tersebut, pasokan BBM di SPBU diperkirakan mulai kembali normal pada Jumat malam, 17 Juli 2026.

"Kami estimasikan pada Jumat malam pukul 00.00 WIB, Insya Allah stok BBM sudah mulai tersedia secara normal di SPBU-SPBU," pungkasnya. (tri)

Editor : Johan Panjaitan
komisi XII DPR sumut distribusi bbm pertamina