Antrean BBM di Medan dan Binjai Terurai, BPH Migas Pastikan Distribusi Terus Diperkuat

Triadi Wibowo • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 14:51 WIB
Fuel Terminal Medan di Belawan. (Dok. BPH Migas)
Fuel Terminal Medan di Belawan. (Dok. BPH Migas)

 

MEDAN - Upaya pemulihan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Medan dan Binjai, Sumatera Utara, menunjukkan hasil positif. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga (PPN) terus memperkuat pasokan BBM sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan normal.

Selama dua hari terakhir, BPH Migas bersama PPN memantau langsung sejumlah SPBU di wilayah Medan dan Binjai. Antrean kendaraan mulai berkurang dan kondisi pelayanan di SPBU juga semakin membaik. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan, Pemerintah terus memastikan agar distribusi BBM berjalan dengan baik di wilayah yang menjadi perhatian masyarakat.

“Hasil pemantauan titik-titik yang menjadi kerawanan distribusi antrean BBM Alhamdulillah sudah berjalan, terurai, dan normal,” ujar Wahyudi saat meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Medan Deli, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga: Korban Lakalantas Maut Sibolangit di RSUP Adam Malik Tersisa Tiga Orang, Satu Anak Dirawat Intensif

Untuk menjaga kelancaran penyaluran, distribusi BBM juga diperkuat dengan penambahan armada bantuan (spot charter) dan peningkatan volume pasokan BBM ke SPBU. Langkah tersebut dilakukan agar stok tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus.

“Masyarakat harap tentang, pasti Pertamina Patra Niaga ini sudah bergerak cepat (menjaga) suplai dan suplai BBM dinaikkan menjadi 120-125%,” ucap Wahyudi.

Wahyudi mengatakan, Sepanjang hari Jumat dan Sabtu, BPH Migas bersama PPN juga telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah yang mengalami antrean di SPBU. “Kita melakukan keliling di SPBU mulai pagi sampai sore dan malam. Tadi (jumat) malam kami juga keliling. Secara kondisi fisiknya, visualnya itu memang sudah berangsur normal,” terangnya.

Di Binjai, misalnya, antrean panjang yang sempat terjadi kini tidak terlihat lagi. Meski demikian, penguatan distribusi terus dilakukan hingga pasokan benar-benar stabil.

Baca Juga: PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Harus Dihormati Saat Menjalankan Tugas

“Kami tadi pagi juga berkunjung di Binjai yang menjadi topik di media sosial, antrean sebelumnya mencapai 1 kilometer lebih, tadi pagi sudah tidak ada antrean. Artinya, pengiriman BBM dari Pertamina Patra Niaga ini sudah mulai kuat dan masyarakat dilayani dengan kondisi normal,” jelasnya.

Hal senada disampaikakn Executive General Manager Regional Sumatera Bagian Utara Pertamina Patra Niaga Sunardi. Percepatan distribusi telah dilakukan sejak Kamis (16/7/2026) malam. Untuk mempercepat pemulihan stok, penyaluran BBM ke SPBU ditingkatkan dari sebelumnya 112% menjadi di atas 120% dari target harian.

“Supaya memang recovery (pemulihan) suplai di SPBU segera berjalan normal dan stok di SPBU tersedia,” jelasnya.

Menurut Sunardi, penguatan armada distribusi juga terus dilakukan agar pasokan tetap terjaga dan antrean serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga: Harry Kane Belum Tutup Bab Timnas, Bidik Panggung Piala Dunia 2030

“Ke depan, kami berharap ini sudah bisa berangsur normal, dan kami melakukan penguatan untuk armada-armada suplai ke SPBU-SPBU jangan sampai paska antrean yang kemarin berulang kembali. Ini penguatan yang perlu kita lakukan secara konkret untuk bagaimana menjaga kontinuitas suplai kita kepada SPBU-SPBU,” ucapnya.

Perbaikan kondisi tersebut mulai dirasakan masyarakat. Pengemudi ojek daring, Fandy (39), mengatakan kondisi pengisian BBM di SPBU yang biasa ia datangi berangsur normal. Sebelumnya, selama 3 hari ia mengantre saat membeli BBM.

"Lancar, Pak. Kemarin ikut antre lah, Pak, sampai malam. Hari ini lancar. Terima kasih untuk Pertamina dan Pemerintah, BBM di Binjai sudah lancar," ujarnya.

Pengemudi becak motor (bentor), Fiter Carlo (63), juga mengungkapkan bahwa kini pengisian BBM kembali lancar setelah beberapa hari sebelumnya sempat mengalami antrean panjang.

Baca Juga: Ketinggalan Kepala Charger saat Menginap di Hotel? Jangan Panik, Ini Solusinya

“Terima kasih buat Pemerintah Indonesia yang telah memberikan fasilitas minyak (BBM) jadi lancar kembali,” pungkasnya.

Pemantauan di wilayah Medan dan Binjai turut dihadiri Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho dan perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan. (rel/tri)

Editor : Redaksi
bph migas antrean bbm