MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara Musa Rajekshah atau Ijeck menegaskan sikap tegas organisasinya terhadap penyalahgunaan narkoba. Tidak ada toleransi bagi kader SAPMA Pemuda Pancasila yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Pesan itu disampaikan Ijeck saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) III SAPMA Pemuda Pancasila Sumatera Utara di Hotel Le Polonia Medan, Rabu (22/7/2026).
Di hadapan para kader, Ijeck menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus diperangi oleh seluruh elemen bangsa, bukan hanya aparat penegak hukum.
"Saya selalu menyampaikan kepada seluruh kader Pemuda Pancasila maupun badan dan sayap organisasi di bawahnya, kalau ada yang terlibat narkoba, pecat. Tidak ada maaf. Narkoba bukan hanya musuh aparat penegak hukum, tetapi musuh seluruh masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Usai Bungkam Bali United, Herdman Yakin Garuda Siap Tempur di ASEAN Championship
Selain menekankan komitmen antinarkoba, Ijeck juga mengucapkan selamat kepada Muhammad Firman Shah yang kembali dipercaya memimpin SAPMA Pemuda Pancasila Sumut untuk periode 2026–2030.
Menurutnya, jabatan ketua bukan sekadar posisi organisasi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan memberi teladan kepada seluruh kader.
"Selamat memimpin kembali SAPMA PP Sumut. Ingat, ketua harus menjadi contoh. Organisasi ini adalah laboratorium bagi anak muda untuk belajar, membangun jaringan, memperluas persahabatan, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan," ujarnya.
Ijeck menilai SAPMA Pemuda Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Ia mengingatkan bahwa integritas tidak cukup hanya disampaikan dalam pidato atau slogan organisasi, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
"Integritas itu harus tercermin dalam kehidupan. Jujur, bertanggung jawab, menjaga amanah, dan menyadari bahwa setiap tindakan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa," katanya.
Baca Juga: Ahli Nilai Audit Kerugian Negara di Kasus Inalum Tak Sesuai Standar Pemeriksaan
Menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif, Ijeck meminta seluruh kader mempersiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas dan memanfaatkan setiap peluang secara benar, tanpa menghalalkan segala cara.
"Persaingan ke depan akan semakin berat. Karena itu, mulai sekarang kalian harus mampu melihat peluang dan memperjuangkannya dengan cara yang benar. Jangan pernah menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan," pesannya.
Di akhir sambutannya, Ijeck juga mengingatkan para kader agar tidak terlibat dalam berbagai bentuk tindak kriminal yang meresahkan masyarakat, termasuk aksi begal.
"Jangan pernah terlibat dalam aksi begal atau kejahatan lainnya. Kalau ada teman yang terjerumus, nasihati. Kalau kita tidak ingin kejahatan itu menimpa diri sendiri atau keluarga kita, maka jangan lakukan kepada orang lain," tegas Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut tersebut.(rel/han)
Editor : Johan Panjaitan