Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rocah SD Tewas Diterkam Buaya

Johan Panjaitan • Jumat, 4 April 2025 | 08:10 WIB
KORBAN: BOCAH  SD di Desa Pulau Rantau, Kecamatan Tanah Grogot, Paser, tewas diterkam buaya pada Selasa, 1 April 2025, dan baru ditemukan pada Kamis, 3 April. BPBD FOR KALTIM POST
KORBAN: BOCAH SD di Desa Pulau Rantau, Kecamatan Tanah Grogot, Paser, tewas diterkam buaya pada Selasa, 1 April 2025, dan baru ditemukan pada Kamis, 3 April. BPBD FOR KALTIM POST

TANAH GROGOT,SUMUTPOS.CO- Seorang bocah berusia 13 tahun, M, warga Desa Pulau Rantau, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, tewas diterkam Buaya pada Selasa(1/3/2025).

Jasad korban baru ditemukan tiga hari setelah hilang pada Kamis (3/4). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser Ruslan menyampaikan, dari laporan timnya di lapangan, kejadian bermula saat korban bersama kakaknya sedang mengeringkan air dari perahu mereka yang kemasukan air.

Baca Juga: Polres Sergai Gelar Tes Urine Sopir Angkutan Umum
Mereka berdua menguras air dalam keadaan posisi perahu tenggelam bagian belakang, serta saling membelakangi saat menimba. Sesudah selesai menimba, kakak korban naik duluan ke jembatan.


"Setelah naik jembatan, saksi mendengar suara jatuh, kemudian menoleh ke belakang dan korban sudah tidak ada di perahu," kata Ruslan.


Dugaan kuat korban diterkam buaya hingga tenggelam. Sebab, saat ditemukan pada Kamis(3/4) pukul 06.00 Wita, korban sudah tidak bernyawa.  Kondisi tubuh korban ada bekas luka gigitan binatang buas di bagian kepala, di bawah hidung, dagu, punggung, dan lainnya.
"Lokasi korban ditemukan sekitar 150 meter dari TKP dengan posisi telungkup," kata Ruslan. (jib/far/jpg)

 

Editor : Johan Panjaitan
#tewas #bpbd