Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pakai Skincare Berlebihan? Ini Peringatan Dokter Tompi

Juli Rambe • Kamis, 10 April 2025 | 17:19 WIB
Dokter Tompi. (Dok: instagram)
Dokter Tompi. (Dok: instagram)

 

SUMUTPOS.CO- Dalam sebuah podcast, Dokter Tompi pernah mengungkapkan bahaya dari penggunaan skincare yang berlebihan. 

Dalam podcast itu, Dokter Tompi menjelaskan pemakaian produk skincare yang berlebihan dapat mengakibatkan kulit menjadi lebih tipis dan lebih rentan terhadap kerusakan.

"Gue sering ketemu pasien yang, kok semakin dia perawatan, entah apapun itu ya. Laser, peeling, skincare dan lain-lain. Lu perhatiin deh, setelah sekian waktu kulitnya bukan makin bagus (tapi) makin rusak," terang Tompi dikutip dari podcast TS Talks di akun YouTube TS Media pada Rabu (9/4).

Ia menjelaskan banyak pasien yang datang ke klinik kecantikan untuk melakukan perawatan yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit terlihat lebih cerah. Namun, Dokter Tompi mengingatkan perawatan yang berlebihan malah dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan akibat terlalu banyak produk yang digunakan.

Dokter Tompi juga menambahkan kulit secara alami akan mengalami proses regenerasi setiap 28 hari. Dalam proses ini, kulit akan memperbarui dirinya sendiri, termasuk mengelupas sel-sel kulit mati secara alami.

Oleh karena itu, ia menekankan perawatan kulit yang efektif hanya melibatkan dua langkah utama, yaitu membersihkan wajah dan menjaga kelembapan kulit dengan baik

Konsep perawatan kulit sebenarnya sangat sederhana, yaitu hanya membutuhkan dua hal: sabun yang tepat dan pelembap yang sesuai.

"Perawatan kulit itu, sebenarnya konsepnya cuma dua, (yaitu) sabun yang bener sama pelembap yang bener. Udah, itu aja," jelasnya.

Selain itu, kulit memiliki kemampuan alami untuk mengelupas sendiri seiring waktu. Namun, banyak orang yang tidak sabar menunggu proses pengelupasan yang biasanya berlangsung selama 28 hari.

Akibatnya, mereka cenderung menggunakan produk perawatan kulit yang dirancang untuk mempercepat regenerasi kulit, terutama yang berfungsi untuk eksfoliasi.

Dokter Tompi mengakui eksfoliasi dapat memberikan efek glowing pada area tertentu di kulit.

Namun, dia juga memperingatkan ada risiko yang harus diperhatikan, seperti penipisan kulit yang dapat merusak skin barrier.

Ketika skin barrier mengalami kerusakan, kulit menjadi lebih rentan terhadap berbagai agresor eksternal seperti sinar matahari, debu, dan polusi. (bbs/ram)

Editor : Juli Rambe