Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Profil Karier Politik Adies Kadir Yang Dinonaktifkan Dari Anggota DPR RI

Redaksi • Senin, 1 September 2025 | 12:24 WIB

 

Adies Kadir (jawapos)
Adies Kadir (jawapos)

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Setelah bersuara menjabarkan tentang komponen kenaikan tunjangan DPR RI meliputi tunjangan beras dan tunjangan transportasi, kini Adies Kadir telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai anggota DPR RI.

Penonaktifkan politikus Golkar Adies Kadir diumukan langsung oleh Sekjen Partai Golkar Sarmuji Minggu (31/8/2025) dan terhitung sejak Senin 1 September tidak lagi menjabat.

Adies Kadir diketahui sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029 dan namanya menjadi pembicaraan publik saat membahas tunjangan DPR RI beberapa waktu lalu.

Adies Kadir secara gamblang menyampaikan berbagai komponen kenaikan tunjangan DPR RI antara lain tunjangan beras menjadi Rp 12 Juta dari yang sebelumnya Rp 10 Juta.

Selanjutnya tunjangan transportai alias bensin menjadi Rp 7 Juta dari sebelumnya Rp 4-5 juta.

Ia menyebut: "Jadi yang naik cuma tunjangan itu saja yang saya sampaikan tadi, tunjangan beras karena kita tahu beras telur juga naik. Mungkin Menteri Keuangan juga kasihan dengan kawan-kawan DPR."

Perkataan itu diucapkan Adies Kadir pada Selasa 19 Agustus 2025. Namun hari berikutnya Adies Kadir meralat ucapannya, dengan menegaskan tidak ada kenaikan tunjangan beras maupun bensin bagi anggota DPR RI.

Ucapan Adies Kadir pun viral dan tersebar ke publik. Sekretaris Partai Golkar Sarmuji menyampaikan pencopotan Adies Kadir usai dicermati dinamika demonstrasi masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Jejak Karier Adies Kadir

Profil karier Adies Kadir dimulai sejak menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I (Jatim I).

Politisi ini lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968. Adies mengenyam pendidikan di Universitas Wijaya Kusuma dan meraih gelar Sarjana Teknik Sipil pada 1992.

Dirinya kemudian kembali berkuliah dengan mengambil pendidikan S1 Hukum di Universitas Merdeka. Kemudian dilanjutkan dengan S2 Ilmu Hukum di universitas yang sama. Setelah itu, Adies meraih gelar Doktor (S3) Ilmu Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya pada 2017.

Dua tahun kemudian pada 2019, Adies mulai terjun ke politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Surabaya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar (2009–2014).

Setelah itu, ia berhasil duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2014–2018 untuk daerah pilihan Jawa Timur 1.

Di saat yang sama, Adies juga ditunjuk sebagai Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI. Kemudian pada 2019, ia diangkat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Puncak karier legislatifnya tercapai pada tahun 2024 ketika ia dilantik sebagai Wakil Ketua DPR RI. (sit)

Editor : Redaksi
#profil karier #anggota dpr #dinonaktifkan #Idies Kadir