Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pelaku Peledakan SMAN 7 Jakarta, F Alami Luka Berat di Kepala

Juli Rambe • Selasa, 11 November 2025 | 21:29 WIB
JAGA: Gerbang SMAN 72 Jakarta dijaga ketat oleh polisi. (Dok: istimewa)
JAGA: Gerbang SMAN 72 Jakarta dijaga ketat oleh polisi. (Dok: istimewa)

 

SUMUT POS- Polisi mengkonfirmasi bahwa ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat pekan lalu (7/11) terjadi 2 kali. Dari salah satu ledakan tersebut melukai F yang merupakan pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan ledakan pertama berpusat di masjid sekolah yang berada di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) tersebut melukai puluhan siswa. Sementara ledakan kedua di sekitar bak sampah melukai pelaku hingga mengalami luka berat. 

Menurut dia, ledakan pertama dipicu menggunakan remot dari jarak jauh. Berdasar rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di SMAN 72 Jakarta, ledakan itu terjadi bersamaan dengan saat pelaku keluar dari area masjid pada pukul 12.02 WIB. 

”Saat ledakan pertama di masjid itu, yang bersangkutan masih ada di lokasi. Selanjutnya terjadi ledakan kedua, yang bersangkutan itu di lokasi kedua di mana yang bersangkutan ditemukan dalam kondisi sudah mengalami luka di bagian kepala,” terang Kombes Iman, Selasa (11/11/2025). 

Lokasi ledakan kedua, kata Iman, berada tidak jauh dari bak sampah. Berdasar hasil pendalaman yang dilakukan oleh polisi, ledakan kedua dipicu menggunakan sumbu. Berbeda dengan ledakan pertama yang dipicu lewat remot. Luka berat yang dialami oleh pelaku tidak lain akibat dari ledakan kedua tersebut. Menurut dia, ledakan kedua juga sengaja dilakukan.

”Sengaja, ada maksud, masih motif maksudnya yang bersangkutan meledakkan itu di bagian kepalanya kami masih melakukan pendalaman. Karena kami saat ini sedang mengedepankan pemulihan, baik itu kesehatan maupun psikologis yang bersangkutan,” imbuhnya.

Akibat luka berat itu, pelaku berinisial F tersebut harus menjalani operasi. Kini, pelaku dirawat secara intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Dia dipindahkan dengan alasan agar pemulihan pelaku dapat dibarengi dengan langkah-langkah penyelidikan. Karena itu, Polda Metro Jaya dan Rumah Sakit Polri Kramat Jati membuat tim terpadu. 

”Di RS Polri sudah ada tim terpadu. Bukan hanya untuk perawatan medis, tetapi juga pendampingan psikologis,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat pekan lalu melukai 96 korban. Sebagian besar korban mengalami luka ringan. Namun demikian beberapa diantaranya terluka cukup serius sehingga harus menjalani operasi. Pelaku termasuk salah seorang korban yang terluka berat. Dia kini masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati secara intensif. (jpc/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Ledakan di SMAN 72 Jakarta #Pelaku Ledakan F Alami Luka Berat di Kepala