JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Jumlah calon jemaah haji (CJH) lansia yang ada di dalam antrean haji masih sangat banyak. Untuk itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberikan kuota khusus untuk mereka agar masa tunggu tidak terlalu lama.
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, kuota haji itu dibagi menyebar ke seluruh provinsi. "Setiap provinsi dapat lima persen kuota haji lansia," jelasnya di Jakarta, kemarin (1/12).
Kuota haji lansia itu menyesuaikan total kuota di provinsi bersangkutan. Dahnil menambahkan, kuota lansia itu diambil di luar antrean resmi.
Kuota lansia itu disusun berdasarkan jemaah yang paling tua terlebih dahulu di setiap provinsi. "Diurut dari yang paling tua sampai termuda versi lansia," katanya.
Kriteria lansia, lanjut Dahnil, berusia minimal 65 tahun. Saat ini masih banyak jemaah yang berumur sekitar 90 tahun.
Mereka tersebar di seluruh antrean haji. Mereka, lanjut Dahnil, berhak mendapatkan afirmasi berupa percepatan pemberangkatan haji.
Embarkasi Baru
Sebelumnya, dalam pelantikan Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi dan Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten/Kota, Dahnil menyebut kalau Jogjakarta jadi embarkasi haji baru. Embakari Jogjakarta melayani CJH dari Provinsi Jogjakarta dan sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah: Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang (kota dan kabupaten), serta Temanggung.
Dahnil menjelaskan, di Jogjakarta sampai sekarang belum ada asrama haji yang memadai. Sebagai gantinya jemaah haji Embarkasi Jogjakarta akan diinapkan di hotel berbintang. "Tidak ada tambahan biaya untuk jemaah haji meskipun nanti menginap di hotel," katanya.
Sementara itu, sampai kemarin proses pelunasan biaya haji reguler 2026 sedang berjalan. Data sementara di Kemenhaj menunjukkan jumlah jemaah yang sudah melunasi biaya haji masih kecil.
Dari total 201.585 jemaah yang berhak melunasi biaya haji, baru 4.307 di antaranya yang sudah melunasi. Atau baru sekitar 2,14 persen.
Provinsi dengan pelunasan terbesar adalah Jawa Timur sebanyak 1.492 orang. Disusul Jawa Barat sejumlah 831 orang. Lalu Banten dengan 437 orang. Pelunasan dibuka sampai 23 Desember. Jika masih ada sisa kuota, akan dibuka pelunasan tahap kedua. (jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan