Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

BI Siapkan Rp8,6 T untuk Layanan Tukar Uang Selama Ramadan-Lebaran

Juli Rambe • Sabtu, 14 Februari 2026 | 02:00 WIB
UANG BARU: Warga saat membuka jasa penukaran uang baru. (Dok: istimewa)
UANG BARU: Warga saat membuka jasa penukaran uang baru. (Dok: istimewa)

 

SUMUT POS— Seperti tahun-tahun sebelumnya, permintaan uang pecahan baru selama Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) diprediksi bakal melonjak. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) bersama perbankan telah menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun.

Dari total dana tersebut, sebesar Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang/unit bank-bank.

”Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini sejalan dengan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga yang menguat,” kata Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali kemarin (13/2).

Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode tersebut, BI juga mendorong masyarakat memanfaatkan pembayaran digital melalui mobile banking dan internet banking, termasuk layanan BI-FAST dan QRIS.

Untuk mendukung kelancaran distribusi uang, BI memperkuat sinergi dengan perbankan, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Rupiah (APJATIN), serta seluruh mitra kerja. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kas yang mudah diakses, tertib, dan merata di seluruh wilayah.

Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026, BI menyiapkan Rp8,6 triliun khusus untuk layanan penukaran uang, dengan nominal Rp5,3 juta per paket.

Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan yang diselenggarakan BI dan perbankan di seluruh Indonesia. Kanal layanan meliputi kas keliling, kantor bank umum, hingga penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat-pusat aktivitas masyarakat.

Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan digelar pada 12—15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan layanan, pemesanan penukaran dilakukan melalui Aplikasi Pintar.

”Masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan,” katanya.

Pembukaan kuota dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama mulai 13 Februari pukul 14.00 WIB untuk Pulau Jawa, dan 14 Februari pukul 08.00 WIB untuk luar Pulau Jawa.

Sedangkan tahap kedua dibuka pada 26 Februari pukul 08.00 WIB untuk Pulau Jawa, dan 27 Februari pukul 08.00 WIB untuk luar Pulau Jawa.

”Sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, akselerasi pembayaran digital, serta peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak diharapkan akan memperkuat kelancaran sistem pembayaran pada periode Ramadan dan Idulfitri 2026," tuturnya. (mim/ris/jpg/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Pecahan uang baru saat lebaran #Pecahan uang baru