MEDAN, SUMUT POS- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Asrama Haji Medan, Kamis (23/4/2026).
Dalam kunjungan itu, Dahnil menyoroti kegiatan seremoni pelepasan calon jamaah haji yang dinilai terlalu panjang dan melelahkan.
Menurut Dahnil, pihaknya bersama Menteri Haji dan Umrah akan melakukan sidak ke seluruh embarkasi haji di Indonesia tanpa pemberitahuan lebih dulu. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi riil pelayanan di lapangan.
Baca Juga: Disperindag ESDM Sumut Temukan Tambang Tanpa Izin Seluas Satu Hektare di Labura
“Kami ingin melihat langsung situasi sebenarnya, tanpa seremoni dan tanpa persiapan berlebihan,” ujarnya.
Selain itu, Dahnil juga meminta kepala daerah, mulai dari wali kota, bupati hingga gubernur, agar disiplin waktu jika ingin menghadiri pelepasan jamaah haji. Ia menegaskan, keterlambatan pejabat jangan sampai membuat calon jemaah harus menunggu.
“Kalau ingin melepas jamaah silakan, tapi jangan lama-lama seremoninya dan harus tepat waktu. Jangan jamaah menunggu pejabat,” tegas politisi Partai Gerindra itu.
Ia menjelaskan, pengurangan seremoni penting agar stamina jamaah tetap terjaga. Sebab, setibanya di embarkasi, calon jamaah masih harus menjalani sejumlah tahapan seperti pemeriksaan kesehatan, imigrasi, hingga pengecekan barang bawaan.
“Jangan sampai tenaga jemaah habis hanya karena mengikuti acara seremoni,” katanya.
Dalam sidak tersebut, Dahnil juga meninjau fasilitas penginapan serta kualitas makanan yang disiapkan bagi calon jamaah di Asrama Haji Medan.
Ia pun berpesan kepada seluruh calon jamaah agar menjaga kondisi tubuh, tidak membawa barang berlebihan, dan tetap berpikir positif menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. (man/ram)
Editor : Juli Rambe