PALEMBANG, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Batubara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara III kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Capaian ini menjadi penanda keberhasilan daerah dalam mengelola sumber daya sekaligus menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan yang efektif.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Wyndham Opi Hotel, Sabtu (25/4/2026), dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal.
Dalam keterangannya, Syafrizal menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan sekaligus mendorong inovasi pembiayaan.
Baca Juga: Rumah dan Kantin di Tigalingga Dairi Hangus Terbakar
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mengoptimalkan pembiayaan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Inovasi Jadi Kunci Penilaian
Kategori Creative Financing menitikberatkan pada kemampuan pemerintah daerah dalam menciptakan terobosan pembiayaan yang berkelanjutan. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).
Selain itu, efektivitas pengelolaan aset daerah dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga menjadi indikator penting, termasuk kemampuan menjalin kemitraan strategis melalui skema kerja sama pemerintah daerah dengan badan usaha.
Aspek digitalisasi, tata kelola keuangan, serta konsistensi opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) turut memperkuat penilaian, menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
Baca Juga: Raffi Ahmad Jadi Duta, Netizen: Benahi Layanan Dulu
Ajang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kinerja daerah melalui pemberian insentif fiskal. Kebijakan tersebut mengacu pada regulasi nasional terkait hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah, serta pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Tito Karnavian sebagai bentuk apresiasi atas capaian pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas nasional.
Pemerintah daerah yang berhasil meraih peringkat terbaik memperoleh insentif fiskal, dengan Juara III mendapatkan alokasi sebesar Rp1 miliar—sebuah dukungan yang diharapkan mampu memperkuat program pembangunan ke depan.
Pelaksanaan kegiatan di Palembang menjadi pembuka rangkaian apresiasi serupa yang akan digelar di berbagai wilayah Indonesia. Program ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga ruang berbagi praktik terbaik antar daerah.
Bagi Pemerintah Kabupaten Batu Bara, capaian ini bukan sekadar prestasi, melainkan refleksi dari upaya berkelanjutan dalam membangun sistem pembiayaan yang inovatif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.(lib/han)
Editor : Johan Panjaitan