Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Senggolan saat Joget, Sesama Prajurit Baku Hantam hingga Tewas di Palembang

Juli Rambe • Senin, 18 Mei 2026 | 05:00 WIB
TUTUP: Tempat hiburan malam di Palembang terjadinya penembakkan seorang anggota TNI ditutup sementara. (Dok: instagram)
TUTUP: Tempat hiburan malam di Palembang terjadinya penembakkan seorang anggota TNI ditutup sementara. (Dok: instagram)

 

 

SUMUT POS- Peristiwa penembakan yang melibatkan sesama anggota TNI terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (16/5) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Pratu FAA meninggal dunia akibat luka tembak di bagian perut.

Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB. Terduga pelaku diketahui berinisial RN, 23, yang juga merupakan anggota TNI.

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania, memastikan terduga pelaku telah diamankan. Saat ini terduga pelaku berinisial RN tengah menjalani pemeriksaan intensif di Pomdam II/Sriwijaya.

Baca Juga: Salut, Start Posisi 20 Veda Ega Pratama Finish di Posisi 8 Moto3 Catalunya 2026

“Pelaku sudah diamankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata Yordania, Minggu (17/5).

Ia menjelaskan, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi Militer tengah mendalami termasuk motif penembakan, legalitas senjata api yang digunakan, hingga rangkaian kejadian sebelum insiden terjadi.

Selain memeriksa saksi, Puspom juga menelusuri rekaman CCTV di lokasi hiburan malam, melakukan autopsi terhadap jenazah korban, serta mengumpulkan berbagai barang bukti lainnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, Denpom 2/IV Palembang turut berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan agar proses penyelidikan berjalan objektif dan menyeluruh.

“Proses ini membutuhkan waktu agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara akurat berdasarkan fakta di lapangan. Untuk perkembangan selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan pertama,” tutur Yordania.

Diketahui, Pratu FAA yang meninggal dunia merupakan personel Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Pelembang. 

Korban dan pelaku yang berada dalam satu tempat terlibat selisih paham setelah bersenggolan saat berjoget. Kejadian itu langsung memantik keributan hingga perkelahian. Pelaku yang sempat dikeroyok oleh korban dan rekan-rekan korban lantas mengeluarkan senjata api dan meletuskan tembakan.

Akibatnya korban tertembak pada bagian perut sebelah kanan. Dari rekaman CCTV di lokasi kejadian, korban langsung tergeletak setelah terkena tembakan. 

Meski sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, nyawanya tidak tertolong. Sekitar pukul 03.30 WIB, pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. (jpc/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#sesama anggota tni tertembak #kericuhan TNI di palembang #prajurit tni #Anggota TNI dan Polri