Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Haji 2027, Kemenhaj akan Bentuk 4 Daerah Kerja

Juli Rambe • Jumat, 3 Juli 2026 | 05:00 WIB
DITUNTUN: Seorang petugas haji menuntun salah seorang jamaah haji Kloter 20 saat turun dari pesawat, Sabtu(5/7) sore.
DITUNTUN: Seorang petugas haji menuntun salah seorang jamaah haji Kloter 20 saat turun dari pesawat, Sabtu(5/7) sore.

 

SUMUT POS- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan langkah revolusioner di bidang operasional dan pelayanan di Arab Saudi. 

Salah satu inovasi utama yang akan diterapkan pada musim haji 2027 adalah pembentukan Daerah Kerja (Daker) khusus Armuzna.

Dengan kebijakan baru ini, struktur operasional lapangan akan diperluas menjadi empat Daker, yaitu Daker Makkah, Daker Madinah, Daker Bandara, dan Daker Armuzna. Langkah taktis ini diambil untuk merespons masih tingginya keluhan jamaah terkait fasilitas sanitasi dan manajemen toilet selama fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Baca Juga: Timnas Voli Putra Dapat Bonus Rp50 Juta Per Orang

Selama ini, pelayanan di wilayah kritis tersebut dikerjakan secara paruh waktu oleh petugas dari daker yang sudah ada.

Peningkatan mutu pelayanan juga menyasar pada standardisasi kompetensi petugas haji.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, seluruh lini petugas, baik petugas pusat, petugas daerah, maupun petugas kloter, wajib menjalani pelatihan berbasis asrama terpadu (bootcamp) atau masuk barak selama satu bulan penuh sebelum keberangkatan. 

"Berbeda dengan tahun ini yang baru mewajibkan sistem barak bagi petugas pusat, tahun depan aturan ini akan berlaku menyeluruh tanpa pengecualian demi menjamin kesiapan fisik dan mental petugas di lapangan," ungkapnya. (wan/ttg/jpg)

 

Editor : Juli Rambe
#haji 2027 #daker haji #inovasi haji 2027 #Kemenhaj