MEDAN, SUMUTPOS.CO - Sempat dilarang orang tua, Agustina Sinta Marito Sihotang kini mulai membuktikan. Atlet kick boxing asal Sumatera Utara ini pun berambisi mempersembahkan yang terbaik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut mendatang.
Agustina awalnya menekuni olahraga karate Kala Hitam. Dia memutuskan menekuni olahraga full contact itu karena memang suka bela diri. "Awalnya saya menekuni Kala Hitam, karena saat itu belum tahu yang namanya kick boxing," ujar Agustina Sinta Marito Sihotang.
Gadis berusia 20 tahun itu mulai mengenal kick boxing pada awal tahun 2022 lalu. Pertama kali kenal, dia pun tertarik untuk bergabung.
"Jadi awalnya kenal kick boxing dari teman pada awal 2022 lalu. Saya pun memutuskan mulai menekuni olahraga itu," ungkap putri pasangan Almarhum Jibar Sihotang dengan Berliana Hutauruk tersebut.
Keputusan itu ternyata membuahkan hasil. Setelah berlatih kick boxing, mahasiswa STOK Bina Guna tersebut tampil pada Seleksi Daerah (Selekda) Kick Boxing Sumut tahun 2022. Hasilnya dia meraih medali emas.
Hasil itu membuat anak keempat dari tujuh bersaudara ini semakin termotivasi. Dia pun kembali meraih juara pada Selekda Sumut tahun 2023. Hasil itu juga membawanya masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Sumut.
"Sebenarnya orang tua juga sempat melarang saya menekuni kick boxing karena merupakan olahraga keras. Namun sekarang orang tua sudah memberikan dukungan penuh," ungkap mahasiswa jurusan PJKR ini.
Berhasil masuk Pelatda PON membuat Agustina semakin termotivasi. Dia tidak ingin sekadar tampil pada event bergengsi di Tanah Air itu. Targetnya adalah meraih medali emas dan memberikan yang terbaik bagi Sumatera Utara.
"Target saya adalah meraih medali emas di PON nanti. Target itu memang tidak mudah. Tapi dengan persiapan matang, saya yakin bisa meraih hasil terbaik," tegasnya.
Agustina diproyeksikan tampil pada kelas 48 kg full contact putri. Dia mengakui pesaing di PON nanti cukup berat, karena yang tampil merupakan terbaik. "Saingan terberat saya mungkin dari DKI Jakarta dan Jawa Timur," ungkapnya.
Sejak bergabung dengan Pelatda PON Sumut mulai Juni 2023 lalu, Agustina menjalani latihan rutin. Dia berlatih 11 sesi dalam seminggu di bawah arahan pelatih Sadarmawati Simbolon.
"Jadwal latihan di Pelatda PON memang cukup padat. Tapi saya tetap enjoy karena untuk meraih prestasi dibutuhkan persiapan dan latihan keras," tandasnya.
Agustina bersyukur karena semua pihak kini telah mendukung langkahnya, termasuk kampusnya STOK Bina Guna dan orang tua. Karena itu juga, dia ingin membayar dukungan mereka dengan meraih emas di PON 2024 nanti.
"Saya untuk mengucapkan terima kasih kepada orang tua, STOK Bina Guna, pelatih, dan teman-teman yang telah mendukung penuh. Saya ingin membayar dukungan mereka dengan meraih emas," pungkasnya. (dek)
Teks
Agustina SM Sihotang. (dok pribadi)