MEDAN, SUMUTPOS.CO - Keberhasilan finis di posisi empat dalam perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 disambut gembira oleh KONI Sumatera Utara. Mereka pun mulai menatap PON XXII Nusa Tenggara 2028.
"Kita sangat bergembira bisa memenuhi target pada PON 2024. Kita berhasil finish di posisi empat. Ini merupakan hasil kerja keras semua pihak," ujar Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis didampingi Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, Wakil Ketua I KONI Sumut Prof Agung Sunarno, Wakil Ketua II Sakiruddin dan Wakil Ketua III Kisharianto Pasaribu pada temu pers di Kantor KONI Sumut, Sabtu (21/9/2024).
Pada PON 2024, Sumut finis di posisi empat dengan raihan 79 emas, 59 perak, dan 116 perunggu. Sumut mengikuti 57 cabang olahraga dari 56 yang dipertandingkan.
"Target KONI Sumut awalnya masuk lima besar. Tapi Pemprov Sumut meminta masuk empat besar. Dan, kita mampu mencapai target tersebut," ungkapnya.
John Lubis mengaku senang dengan raihan ini. Apalagi banyak yang membuat kejutan. Salah satunya adalah Nella Agustin yang mampu meraih tiga emas dan memecahkan rekor.
"Ada juga beberapa cabor yang menjadi juara umum seperti drum band, barongsai, dansa, dan boling. Beberapa cabor juga meraih medali cukup banyak seperti Wushu, biliar, atletik, hingga kick boxing meski tidak juara umum," jelas John.
Secara keseluruhan Sumut mengikuti 57 cabang olahraga pada PON 2024. Hasilnya, 29 cabor menyumbangkan emas, 13 perak, 3 perunggu, dan 12 cabor gagal menyumbangkan medali.
"Mereka tidak bisa dibilang gagal, karena memang ada yang persiapannya tidak maksimal. Mereka hanya kurang beruntung. Ini akan menjadi evaluasi kita ke depan," tegasnya.
John mengakui keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras semua pihak. Untuk itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumut, PB PON, hingga Pengprov Olahraga. Dia pun berkata agar kerja sama ini bisa ditingkatkan untuk menghadapi PON 2028 di Nusa Tenggara.
"Dengan kerja sama kita bisa meraih tiga besar pada PON 2028 mendatang. Untuk itu, KONI Sumut segera merancang program mengahadapi PON 2028. Kita optimis karena saat ini beberapa fasilitas sudah tersedia," tandasnya.
Sedangkan Kadispora Sumut Baharuddin Siagian menambahkan, saat ini ada lima venue olahraga peninggalan PON 2024 di Desa Sena. Venue tersebut adalah Stadion Utama, Stadion Madya, GOR Bola Voli, GOR Martial Art, dan lintasan motocross.
"Venue di Desa Sena akan terus dibenahi hingga Desember 2024. Kita berharap atlet Sumut bisa menggunakan venue itu guna menghadapi PON 2028," pungkasnya. (dek)
Editor : Redaksi