MEDAN, SUMUTPOS.CO- 12 tim esport dari berbagai daerah di Indonesia berlaga dalam Grand Final Free Fire Nusantara Series 2025 yang diadakan oleh Garena Indonesia dan Free Fire Indonesia, di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Minggu (23/5/2025). Nantinya, pemenang akan mendapatkan tiket untuk mengikuti tingkat Asia Tenggara di Vietnam pada April mendatang.
Ke-12 tim esport yang berlaga tersebut adalah Bandit Fams, From Borneo, Jiglee, Vesakha Esports, Kagendra, Dewa United Apollo, Kraken Esports, MBR Epsilon, Sriwijaya Esports, Team Vagos, Invictus, ZN Pasti Juara.
Ketua Esport Indonesia (ESI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Brigjen TNI Muhammad Nasrulloh Nasution memberikan apresiasi kepada Garena Indonesia dan Free Fire Indonesia yang telah memiliki Kota Medan sebagai lokasi Grand Final Free Fire Nusantara Series 2025.
"Esport bukan hanya sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi bagian kreatif yang berkembang pesat di Indonesia. Kegiatan seperti ini bukan hanya kompetisi tapi juga menjadi wadah bagi anak muda untuk mewujudkan bakat dan kebersamaan, bahkan membuka karir di industri gaming," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa kemenangan bukan hanya sekedar siapa yang mendapatkan tropi, namun juga terkait pengalaman, strategi dan semangat juang.
Country Garena Indonesia, Hans Saleh mengungkapkan bahwa kompetisi esport Free Fire Nusantara 2025 telah dimulai pada Januari 2025 dan untuk tahap seleksi berlangsung di 72 kabupaten/ kota di Indonesia. Adapun total peserta mencapai 250.000 tim dimana setiap tim berisi 4 pemain.
Hans mengatakan, Free Fire Nusantara yang telah diadakan sejak tahun 2019 merupakan event yang rutin diadakan sebanyak 2 kali setahun.
"Untuk tahun ini total hadiah yang disediakan mencapai Rp850 juta dimana juara pertama akan memperoleh hadiah uang sebesar Rp250 juta dan juga slot (tiket) mengikuti kompetisi esport tingkat Asia Tenggara di Vietnam," jelasnya.
Hans Saleh juga mengatakan, bahwa kompetisi esport berkembang pesat di Indonesia dimana hal ini didukung dengan dijadikan esport menjadi salah satu cabang olahraga.
Dijelaskannya, ke-12 tim ini maju ke grand final setelah mengakahkan 250 ribu tim yang ikut mendaftar secara gratis.
Garena Indonesia dan Free Fire Indonesia, jelasnya, memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan esport di Indonesia.
"Free Fire sendiri di Indonesia juga mengalami perkembangan yang sangat baik. Kita tidak hanya mengadakan kompetisi, namun juga melakukan kampanye-kampanye untuk mendukung esport di Indonesia," ujarnya.
Dipilihnya Medan sebagai lokasi Grand Final Free Fire Nusantara Series karena game Free Fire di kota ini mengalami perkembangan yang sangat baik, baik dari segi pemain yang memainkan free fire maupun kompetisi yang diadakan.
Melalui ajang ini, Garena Indonesia serta Free Fire ingin mengenalkan kepada masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, mengenai turnamen esport, peluang dan prestasi yang dapat dicapai jika mereka menggeluti olahraga tersebut dengan serius.
Rizki, Kapten dari Sriwijaya esport mengatakan keikutsertaannya dalam turnamen ini karena dirinya ingin mengulang kesuksesan beberapa waktu yang lalu.
"Kita sudah latihan setiap hari agar dapat menang," ungkapnya. (ram)
Editor : Juli Rambe