SUMUTPOS.CO- Red Sparks mengumumkan pada Rabu (9/4/2025) bahwa mereka memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak dengan Megatron.
"Tim awalnya mengusulkan untuk memperbarui kontrak setelah musim reguler berakhir, tetapi kami menghormati keinginan pemain untuk berbicara setelah babak playoff dan seri final, jadi kami menunda kontrak," kata seorang pejabat Red Sparks.
"Kami mengusulkan untuk memperbarui kontrak setelah seri final berakhir pada 8 April, tetapi pemain tersebut akhirnya menolak."
Jeong Kwan Jang kalah dari Heungkuk Life pada pertandingan ke-5 seri final yang diadakan sehari sebelumnya (tanggal 8) dan menempati posisi kedua.
Alasan Mega menolak perpanjangan kontrak adalah untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarganya.
"Mega adalah pemain yang sangat sopan dan tulus. Dia adalah pemain yang dihormati lebih dari sekadar rekan kerja, dan sangat disayangkan dia tidak dapat memperbarui kontraknya," ujar pejabat Red Sparks yang tidak disebutkan namanya tersebut.
Mega menginjakkan kaki di tanah Korea pada musim 2023-2024. Itu menjadi tahun pertamanya sebagai pemain kuota Asia diperkenalkan pada Liga Voli Korea.
"Mega adalah pemain hebat. Ia akan dikenang dalam sejarah V-League," ucap pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
"Kami mendukung tantangan baru Mega, dan kami berharap dapat bekerja sama lagi suatu hari nanti."
Jalan masa depan Mega belum diputuskan. Diketahui bahwa ia ingin bermain untuk tim di liga domestik Indonesia (Proliga) atau liga Asia Tenggara seperti Thailand atau Vietnam.
Mega akan naik pesawat dari Bandara Internasional Incheon pada Kamis (10/4/2025) dan kembali ke Indonesia.
Menurut JungKwanJang dan agennya yang dilansir dari Hani.co.kr, Megawati telah memutuskan menyerah memperbarui kontraknya dengan Red Sparks.
"Mega begitu bahagia dengan dua tahun yang dihabiskannya di JungKwanJang sehingga ia sangat ingin memperbarui kontraknya," kata agennya.
"Tetapi, kesehatan ibunya yang buruk membuatnya menyerah untuk tetap bertahanpada Liga Voli Korea karena baktinya untuk merawatnya."
Mega berencana memilih tim di liga dengan cuaca yang lebih hangat dan musim yang relatif lebih pendek daripada Liga Voli Korea agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama ibunya.
"Mega bukan hanya pemain papan atas, tetapi juga orang hebat yang rukun dengan pemain dan pelatih, dan merupakan pemain berdedikasi," kata pejabat Red Sparks melanjutkan. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe