Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu Juara Taipei Open 2025

Juli Rambe • Senin, 12 Mei 2025 | 19:45 WIB
Ganda campuran Indonesia saat peraihan mendali Taipei Open 2025. (Dok: BWF TV)
Ganda campuran Indonesia saat peraihan mendali Taipei Open 2025. (Dok: BWF TV)

 

SUMUTPOS.CO- All Indonesia Final terjadi saat laga ganda campuran di Taipei 2025. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu bertemu dengan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada final Taipei Open 2025, Minggu (11/5/2025).

Bermain di Taipei Arena, Taipei, Taiwan, Jafar/Felisha sukses mengalahkan Dejan dalam laga bertajuk All Indonesian Final.

Kemenangan ganda campuran warisan Herry IP itu terbilang sangat dramatis.

Baru menjalani final pertama di level World Tour Super 300, Jafar/Felisha sempat terlihat gugup dan tertinggal cepat hingga gim pertama lolos.

Namun, mereka berhasil mengatasi berbagai kendala dalam diri, sampai faktor angin lapangan yang cukup kencang di arena yang agak menyulitkan mereka menyerang.

Setelah memaksakan rubber game, laju angka Jafar/Felisha sempat tersendat di awal gim ketiga.

Pada gim penentuan ini, mereka bahkan sempat ketinggalan jauh 7-14 dari Dejan/Fadia yang lebih senior secara jam terbang di turnamen elite.

Jafar yang masih berusia 22 tahun, dan Felisha yang berusia 19 tahun, sudah dikenal punya mental tak kenal takut siapapun lawan mereka.

Sejauh apapun tertinggal, selama belum menyentuh angka 21, semuanya masih mungkin bagi mereka. Dan itulah yang terlihat dalam perjuangan heroik di gim pamungkas.

Setelah beberapa kesalahan dari Fadia, Jafar/Felisha memaksa Dejan untuk terus menutup area belakang lapangan sehingga Fadia terpaku di depan.

Taktik itu terbukti berhasil, mereka menang dengan tikungan tajam dan dramatis sampai menang dengan skor 18-21, 21-13, 21-17.

Sebab Jafar/Felisha akhirnya berhasil membalaskan kekalahan di pertemuan pertama yang terjadi pada semifinal Thailand Masters 2025 lalu.

"Setiap hari latihan bareng Dejan dan Fadia jadi sudah tahu cara mainnya seperti apa," kata Jafar.

Baru dipasangkan pada paruh kedua tahun lalu, mereka total sudah memijak empat final dan semuanya selalu menang.

Mereka melakukannya di Indonesia International Challenge 2024 I, Indonesia Int. Challenge 2024 II, Indonesia Masters 2024 Super 100, dan sekarang di level lebih tinggi, Taipei Open 2025. (bbs/ram)

 

Editor : Juli Rambe