Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Prestasi Gulat Sumut Meningkat di PON Bela Diri 2025

Redaksi • Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:21 WIB
Tim gulat Sumatera Utara foto bersama usai bertanding pada PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah. (Dok Pribadi)
Tim gulat Sumatera Utara foto bersama usai bertanding pada PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah. (Dok Pribadi)

KUDUS, sumutpos.jawapos.com - Gulat Sumatera Utara menunjukkan peningkatan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Meski belum berhasil meraih medali emas, tim gulat Sumut meraih 5 perak dan 4 perunggu.

Lima medali perak disumbangkan Dewi Sartika Nasution dari kelas 50 kg putri, Belinda Septi Manalu dari kelas 57 kg putri, Agata Clara Tarigan dari kelas 76 kg putri, Bram Gunanta Sembiring dai kelas 65 kg gaya bebas putra, dan Wilanta Bresgi Tarigan dari kelas 86 kg gaya bebas putra.

Sedangkan empat medali perunggu diraih Bulan Oktapia Manalu dari kelas 53 kg putri, Libra Parklindo Sembiring dari kelas 57 kg gaya bebas putra, Junaidi Sembiring dari kelas 125 kg gaya bebas putra, dan Musa Dayanus Sembiring dari kelas 77 kg greco roman.

Raihan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan gulat di Sumatera Utara. Sebab para PON Aceh–Sumut 2024 lalu, tim gulat Sumut hanya mampu mengantongi tiga medali perak dan lima perunggu.

Manajer Tim Gulat Sumut, Mangasi Simangunsong, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah berjuang maksimal di atas matras.

“Seluruh atlet sudah menunjukkan semangat juang tinggi dan membawa kebanggaan bagi Sumatera Utara. Ke depan, kami berharap mereka tetap fokus berlatih agar bisa tampil lebih baik di PON XXII NTB–NTT 2028,” ujar Mangasi melalui telepon, Kamis (16/10/2025).

Mangasi menambahkan, pihaknya berharap hasil positif di Kudus ini menjadi momentum bagi peningkatan pembinaan atlet gulat di Sumut.

“Saat ini baru delapan pegulat yang masuk dalam Program Pembinaan Intensif (PPI) KONI Sumut. Idealnya ada 18 pegulat dari semua kelas agar pembinaan lebih menyeluruh dan prestasi semakin meningkat,” jelasnya.

Dia menilai persaingan di PON Bela Diri kali ini sangat ketat karena banyak lawan berasal dari kalangan atlet nasional yang menjalani latihan di luar negeri. “Namun, peluang sebenarnya terbuka lebar. Dari lima atlet yang tampil di final, semuanya punya kans emas, hanya saja keberuntungan belum berpihak,” ucapnya.

Pelatih Gulat Sumut, Aldo Yusuf Satria Simangunsong, SPd, mengucap syukur atas hasil yang diraih timnya. Meski belum mampu meraih emas, namun raihan tim gulat meningkat dari PON 2024.

“Kami bersyukur kepada Tuhan dan merasa bangga atas pencapaian serta perjuangan anak-anak pada PON Bela Diri 2025 di Kudus. Prestasi ini meningkat dari PON Aceh–Sumut yang hanya meraih 3 perak dan 5 perunggu, kini menjadi 5 perak dan 4 perunggu,” ungkap Aldo.

Aldo juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar, yang telah memberikan dukungan penuh dan memfasilitasi kebutuhan atlet selama bertanding di Kudus.

“Semoga ke depan anak-anak semakin semangat berlatih untuk persiapan menuju PON 2028 di NTB–NTT, dan prestasi kita bisa meningkat lagi dalam perolehan medali,” ujarnya.

Pada PON Bela Diri 2025, Gulat Sumut diperkuat 14 atlet dengan tiga pelatih, yakni Daslan Gultom SPd, Jan Bobby Nesra Barus MPd, dan Aldo Yusuf Satria Simangunsong SPd. (dek)

Editor : Redaksi
#PON Bela Diri 2025